Tips keselamatan berkendara yang dilansir lembaga penelitian otomotif ternama asal Amerika Serikat, Edmunds, Senin (29/12/2014) menyebutkan, sikap tetap tenang dan sigap merupakan kunci dari upaya penyelamatan. "Itu diperlukan agar tetap bisa mengendalikan mobil," tulis laman itu.
Setelah bisa mengendalikan pikiran, pastikan Anda tetap memegang stir mobil dengan kuat untuk mengarahkan laju mobil agar tetap lurus. Namun, jangan sesekali memperlambat laju mobil dengan cara mengerem secara tiba-tiba, apalagi dengan menginjak pedal rem secara tiba-tiba,
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada saat yang sama, tajamkan perasaan Anda, untuk merasakan kira-kira ban bagian mana β apakah depan atau belakang- yang pecah. Jika sudah diketahui ban yang pecah bagian depan, maka kurangi kecepatan mobil dengan mengurangi injakan pedal gas secara perlahan.
Hal itu untuk menghindari agar ban yang pecah tidak langsung menyeret mobil dengan bobot mobil yang berat tidak secara tiba-tiba. Jika itu terjadi mobil akan terguling. Bila laju mobil masih terasa kencang, aktifkan rem tangan namun dengan cara lembut, sekali lagi ini untuk menghindari mobil terguling.
Jika ban yang pecah bagian belakang. Langkah memperlambat laju mobil bisa dilakukan dengan cepat, lepaskan kaki dari pedal gas dan kemudian secara perlahan injak pedal rem. Usahakan agar tangan tetap mengendalikan setir dengan kuat.
Setelah mendapatkan kesempatan untuk menepi, segera aktifkan lampu sein. Matikan mesin setelah mencapai bahu jalan.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Di Indonesia Harga Mobil Terkesan Mahal, Padahal Pajaknya Aja 40%!
Harga Mobil di Indonesia Terkesan Mahal, Padahal...