Yang ingin saya tanyakan apakah pergantian air biasa ke coolant berisiko? Karena saya banyak mendengar kasus akibat pergantian tersebut justru radiator dan water pump jebol. Terima kasih
Ryukent
Mojokerto
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada dasarnya tidak ada risiko dalam hal penggantian air biasa ke water coolant. Jika timbul asumsi akibat penggantian tersebut mengakibatkan radiator dan water pump rusak, maka dapat kami sampaikan sebagai berikut:
-Penggunaan air ledeng biasa sebagai air pendingin dalam jangka waktu yang panjang kemungkinan akan timbul korosi dan timbul kerak pada sistem pendingin (tingkat korosi dan kerak tergantung pada kualitas air yang digunakan).
- Sebelum penggantian cairan, perlu dilakukan pembersihan radiator menggunakan radiator flush. Pada proses ini, lapisan kerak dan bekas korosi akan dibersihkan.
- Mengenai kerusakan radiator dan water pump setelah dilakukan penggantian coolant, dapat kami sampaikan bahwa kemungkinan kondisi radiator dan water pump sebelum penggantian sudah mengalami kerusakan (korosi) yang cukup parah.
Saran kami adalah:
- Segera lakukan penggantian cairan pendingin dari air ledeng menjadi water coolant dengan menggunakan coolant untuk mencegah tingkat korosi yang lebih lanjut.
- Cairan coolant memiliki beberapa keunggulan antara lain titik didih yang lebih tinggi serta terdapat bahan antikorosi.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?