"Saat mobil melibas genangan air atau menerobos banjir, atau bisa juga saat diparkir kemudian bagian rodanya terendam, air masuk ke tromol," tutur Suwanto, mekanik senior Bandar Motor, Tangerang, saat dihubungi detikOto, Senin (22/12/2014).
Air yang menyelinap ke tromol menjadikan kanvas rem basah. Karena terbuat dari asbes, kanvas akan menggelembung atau mengembang saat terkena air. Akibatnya, meski pedal tak diinjak, namun laju mobil terasa berat atau bahkan berhenti karena rem mengunci.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu dimaksudkan agar komponen-komponen rem, khususnya kanvas kembali kering. Sehingga rem berfungsi normal kembali,β jelas Suwanto.
Jika cara itu tak mempan, sebaiknya menghentikan mobil dan mematikan mesinnya. Setelah itu, posisi kan transmisi pada gigi satu dan injak pedal kopling. Kemudian hidupkan mesin dan lepas pedal kopling.
Memang mobil akan sedikit lompat, tapi segera injak pedal kopling lagi untuk mengamankannya. Lakukan cara itu beberapa kali, hingga kanvas dan komponen rem kembali kering.
Namun harus dicatat, cara itu hanya bisa digunakan pada mobil yang bertransmisi manual.
(arf/ddn)











































Komentar Terbanyak
Penjelasan Polisi soal Alphard yang Terobos Zebra Cross di HI Nunggak Pajak
Wujud Mobil Keciduk Isi BBM Subsidi Berulang dalam Sehari, Pakai QR Code Beda-beda
Usulan Biar Pemprov DKI Tetap Dapat Pemasukan meski Pajak EV Rp 0