General Manager Technical Service Division PT Toyota-Astra Motor (TAM) Dadi Hendriadi menuturkan debu gunung bersifat abrasif dan asam, bisa merusak bodi.
"Jadi sebaiknya mobil yang terkena debu segera disiram air yang banyak. Jangan pakai lap dulu, soalnya malah jadi baret-baret," ujarnya kepada detikOto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Supaya jangan ada sisa-sisa abu di sistem AC karena berpengaruh pada kesehatan," ujarnya.
Dadi menambahkan mobil yang terkena debu vulkanik tidak akan terlalu berpengaruh pada mesinnya. Begitu juga pada kelistrikan, soalnya konektor-konektor di luar kabin biasanya lebih tahan.
"Justru concern kerusakan lebih pada eksterior, bodi kaca karet-karet karena sifat abu tadi," ujarnya.
Kaca depan dan wiper akan lebih rusak karena wiper dinyalakan untuk menghilangkan abu saat berkendara. "Karena kaca dan karet kaca tergerus abu yang sifatnya abrasif," ujarnya.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Presiden Prabowo: RI Jangan Cuma Jadi Pasar, Harus Bikin Mobil-Motor Sendiri
BYD Luncurkan Denza N9 Flash Charge: Jarak Tempuh 1.520 Km, Ngecas Cuma 9 Menit