Apa saja pertimbangannya? Simak paparan dari Perencana Keuangan dari ZAP Finance Prita Hapsari Ghozie seperti dikutip detikOto dari situs resminya, Jumat (20/9/2013).
1. Beli Mobil Baru atau Bekas?
Idealnya setiap orang ingin memiliki mobil baru. Penting untuk diingat bahwa mobil itu bukan investasi. Bahkan, mobil merupakan salah satu aset konsumsi yang mengalami penurunan nilai terbesar di tahun pertamanya. Oleh sebab itu, pikirkan bagaimana tingkat penggunaan mobil Anda kelak. Selain itu, keunggulan membeli mobil baru adalah adanya paket jaminan servis dari dealer mobil umumnya untuk 3 tahun pertama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
2. Sebaiknya Tunai atau Kredit?
Di saat bunga kredit sedang tinggi seperti saat ini, tentu saja akan lebih baik bila kita membeli secara tunai. Sehingga, arus kas bulanan dapat disisihkan lebih besar untuk kepentingan tabungan dan investasi, selain digunakan untuk biaya hidup. Namun, bila dananya belum mencukupi sedangkan kebutuhan sudah mendesak, maka pilihannya tentu secara kredit. Jika membeli dengan kredit kendaraan menjadi pilihan, perhatikan hal berikut;
- Total Biaya Pembelian Mobil = Harga Beli + bunga kredit + biaya lainnya (asuransi, perbaikan).
- Bandingkan opsi kredit. Carilah minimal 3 alternatif fasilitas kredit dari 3 bank atau lembaga pembiayaan sebelum anda membeli mobilnya. Bandingkan berapa suku bunga efektif (ilustasi: bunga 6% p.a. flat = 11.5% p.a efektif), biaya administrasi, biaya asuransi, dan provisi .
- Jangan lupa untuk menyediakan down payment minimal 35% dari total harga beli mobil.
- Jumlah cicilan kendaraan tidak lebih 20% penghasilan rutin bulanan.












































Komentar Terbanyak
Jawaban Pindad soal Prabowo Minta Desain Mobil Khusus Presiden Sapa Rakyat
Prabowo Minta Pindad Bikin Mobil Presiden Khusus buat Sapa Rakyat
Bayar Pajak STNK Tanpa KTP Pemilik Lama, Wajib Isi Formulir Balik Nama