Β
Nah bagi Otolovers yang mengalami hal tersebut ada baiknya jika mobil Anda menerobos atau terendam banjir ECU (electronic Control Unit) harus langsung diganti.
Seperti yang dianjurkan oleh Rusdian, kepala mekanik bengkel Surya Mobil yang berada di kawasan, Buaran, Jakarta Timur, yang mengatakan ECU harus langsung diganti karena kalau diibaratkan ECU adalah jantung dari mobil.
"Jantungnya disitu, jadi dimana ECU enggak bekerja maka mobil juga tidak akan bisa hidup," kata pria yang akrab disapa Dian saat ditemui detikOto di markasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada umumnya harus diganti karena ECU itu berpengaruh ke semuanya. Kalau ECU rusak tidak bisa memprotek untuk suplai bahan bakar dan pengapian," timpalnya.
Ganti ECU memang cukup merogoh kocek yang luar biasa dalamnya, Dian mengatakan untuk mengganti ECU harganya bervarias mulai dari Rp 9 jutaan hingga Rp 20 jutaan.
"Kalau pergantian tergantung jenis mobilnya. Mobil-mobil Jepang bisanya Rp 7 sampai Rp 9 jutaan dan yang mahal mobil Eropa bisa lebih dari Rp 20 jutaan," paparnya.
Β
Tapi tidak perlu khawatir Otolovers, selagi bisa diperbaiki ECU tidak selalu harus diganti, tapi kalau memang sudah tidak bisa diperbaiki maka harus diganti semuanya.
"Sebenarnya ada alternatif buat perbaikan yang berlaku pada beberapa tipe mobil. Di ECU itu kan ada komponen elektronik yang bisa diganti, jadi tidak harus semua unit. Tapi dilihat dulu segi kerusakannya seberapa parah," tandasnya.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
BBM Shell Kosong, Bahlil: Negara Nggak Cuma Ngurus 1 Kelompok!
Viral Istri Ketinggalan di Rest Area saat Mudik, Diantar Polisi Naik Moge
Sindir Mobil Gubernur Rp 8 M, Prabowo: Mobil Presiden Saja Rp 700 Juta