4 Tips Berkendara Jauh bagi Pengemudi dari Pereli Rifat Sungkar

4 Tips Berkendara Jauh bagi Pengemudi dari Pereli Rifat Sungkar

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Selasa, 14 Agu 2012 08:59 WIB
4 Tips Berkendara Jauh bagi Pengemudi dari Pereli Rifat Sungkar
Jakarta - Banyak orang yang ingat untuk mempersiapkan kendaraannya sebelum melakukan pulang kampung. Tetapi mungkin banyak yang tidak sadar, bahwa persiapan pengemudi tidak kalah pentingnya.

Jika beberapa waktu lalu Rifat Sungkar, atlet sekaligus pemerhati otomotif Indonesia, pernah berbagi tips persiapan kendaraan, kali ini Rifat akan berbagi tips bagi para pengemudi yang akan pulang kampung.

"Persiapan mesin ketika berkendara jarak jauh memang penting, tetapi pengemudinya sendiri juga penting dan perlu diperhatikan. Kenyamanan dalam mengemudi harus tetap diutamakan," ujar pereli bernama lengkap Rifat Helmy Sungkar yang lahir di Jakarta 22 Oktober 1978 ini.

1. Wiper

Wiper
Visibilitas yang baik ketika mengemudi merupakan hal yang penting bagi kenyamanan pengemudi. Pandangan yang terganggu oleh air, debu, dan lumpur akan sangat berbahaya dan beresiko menimbulkan kecelakaan. Satu elemen yang perlu diperhatikan untuk mengantisipasi masalah ini adalah wiper.

"Pastikan posisi air wiper jatuh tepat di titik jarak pandang mata. Selain itu, jangan lupa untuk memeriksa kondisi dan umur wiper, apakah sudah perlu diganti atau belum," jelas Rifat.


2. Hiburan

Ilustrasi
Berkendara dalam waktu lama dapat membuat pengemudi jenuh dan membuat konsentrasi semakin menurun, terutama bila ditambah dengan rasa lelah dan ngantuk yang bertumpuk.

Hiburan dalam kendaraan merupakan satu hal yang baik untuk menjaga mood dan menjauhkan diri dari kejenuhan. Namun yang perlu diperhatikan adalah jangan memilih hiburan yang dapat mengganggu konsentrasi mengemudi.

"Hiburan itu penting bagi pengemudi, biar tidak jenuh, menjaga mood tetap baik, dan agar pengemudi nyaman dalam berkendara jarak jauh. Tipe hiburan yang saya anjurkan adalah musik, karena tidak mengganggu konsentrasi dan mudah dioperasikan,” ujar Rifat.

Musik yang didengarkan ritmenya juga perlu diperhatikan. "Jangan sampai karena mendengarkan musik yang bertempo cepat, kita juga jadi memacu mobil terlalu kencang," ujarnya.

3. Sedia Selalu Air Putih

ilustrasi (detikFoto)
Selalu menyediakan air putih di dalam kendaraan juga penting. Bukan hanya sekadar sebagai pelepas dahaga, tetapi di saat pengemudi mulai lesu dan ngantuk, minum air putih dapat menyegarkan.

"Air putih buat saya itu sepert power booster, terutama kalau mulai capek dan ngantuk ketika mengemudi," ujar Rifat.

Β 

4. Attitude

ilustrasi
Sikap pengemudi ketika berkendara sangat penting demi kenyamanan dan keselamatan berkendara, tidak hanya ketika berkedara jarak jauh atau mudik, namun juga untuk segala situasi berkendara.

Hal yang pertama, si pengemudi haru memastikan apakah dirinya mampu untuk mengemudikan kendaraan dengan pertimbangan jenis dan kondisi kendaraan, jarak tempuh dan tujuan, dan kapasitas kendaraan.

"Attitude itu paling penting dalam mengemudi. Perhatikan rambu lalu-lintas dan hargai orang lain. Pengemudi yang terlalu agresif atau pun terlalu kalem juga tidak baik," jelas Rifat.

Menurut Rifat, laju lalu-lintas memiliki fase atau ritmenya. Pengemudi yang terlalu agresif ataupun terlalu kalem dapat mengggangu fase atau ritme berkendara pengemudi lain dan mereka mungkin tidak dapat mengikuti atau bereaksi.
Halaman 2 dari 5
(ddn/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads