Tips Berkendara Ketika Mudik Lebaran, Ban Jangan Diisi Nitrogen

Tips Berkendara Ketika Mudik Lebaran, Ban Jangan Diisi Nitrogen

- detikOto
Sabtu, 14 Jul 2012 18:49 WIB
Tips Berkendara Ketika Mudik Lebaran, Ban Jangan Diisi Nitrogen
Aswin Bahar (ikh)
Tangerang - Tips Berkendara Ketika Mudik Lebaran

Tak terasa masyarakat muslim Indonesia akan memasuki bulan puasa dan Hari Raya Lebaran. Dan jelang Hari Raya Lebaran, tentu banyak masyarakat sudah menyiapkan kendaraan untuk melakukan ritual tahunan yakni mudik ke kampung halaman.

Bagi Anda yang melakukan mudik menggunakan jalur darat dengan kendaraan pribadi ada yang harus dipersiapkan. Apa saja. Berikut tips saat berkendaraan menuju kampung halaman Anda dari pembalap senior Aswin Bahar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Sebelum melakukan ritual mudik seharus cek kondisi kendaraan, mulai dari oli mesin, oli perseneling, oli gardan (jika ada), dan sebagainya.

"Sebelum mudik. mobil perlu service," kata Aswin di sela-sela Mudik Lebaran yang Aman Berkualitas Bersama Honda Freed di Sumarecon Serpong, Tangerang, Sabtu (14/7/2012).

2. Cek kondisi ban dan tekanan angin. Hal ini yang jarang pengemudi perhatikan ketika mudik lebaran. Satu hal lagi, jangan menggunakan nitrogen karena dicampur angin biasa. Dan itu mengakibatkan tekanan angin bertambah.

"Nitrogen jangan dipakai. Karena di Indonesia banyak dioplos. Di luar negeri tidak ada karena banyak yang jujur. Semunya tidak seperti orang Indonesia. Kalau mau cek, caranya pacu mobil di tol lalu cek tekanan ban. Pasti tekanan angin berubah," ucapnya.

3. Hindari membawa barang di atas mobil. Pasalnya barang tersebut dapat mengganggu keseimbangan kendaraan, terlebih bila muatannya berat. Sebisa mungkin membawa barang seperlunya.

"Banyak kecelakaan karena banyak muatan di atas mobil. Mudik barang di atas mobil tidak bagus. Mobil ditiup angin dan mengurangi aerodinamis. Kalau bisa jangan simpan barang di atas. Bawa barang yang dibutuhkan saja," ujarnya,

4. Istirahat selama beberapa menit ketika tubuh merasa mengantuk atau lelah. Maksimal istirahat setelah 3 jam berkendara.

"Kebutuhan istirahat itu tergantung fisik pengendara. Ada yang 5 menit lagnsung segar ada yang butuh lama. Istirahatlah setelah 3 jam mengemudi," ucap Aswin.

Mudik Lebaran Bersama Honda

Honda Jakarta Center selaku diler resmi Honda Prospect Motor (HPM) mengadakan "Color Your Ramadan with Honda Freed" di Sumarecon Serpong, Tangerang pada Sabtu (7/11).

Acara tersebut ditujukan kepada pengguna mobil Honda se-Jabodetabek. Adapun pihak diler menargetkan untuk tahun ini sebanyak 168 konsumen hadir meramaikan ajang tahunan Honda Jakarta Center itu.

Tujuan diadakannya acara "Color Your Ramadan with Honda Freed" adalah mengajak pengguna mobil Honda khususnya mobil keluarga Fredd untuk berkendara lebih hati-hati ketika menjalankan mudik lebaran lewat jalur darat.

"Tujuannya, bagaimana cara mengemudi yagn aman selama mudik. Denagn acara ini kita ingin membuat aman para pengguna mobil Honda," kata Chief Marketing & Promotion Honda Jakarta Center (PT Imora Motor), Daya Hansten.


(ikh/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads