Lalu kapan waktu yang tepat mengganti oli mesin mobil? Brand Manager Castrol Indonesia Ivan Rilman punya tips yang tepat agar Anda tidak salah kaprah.
1. Hal pertama adalah mendengar rekomendasi pabrikan. Sesuaikan oli dengan tahun membuatan mobil. Tidak perlu membeli oli mahal kalau mesinnya mesin lama. Begitu juga sebaliknya. Jangan gampang terprovokasi dengan iklan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mobil baru logikanya masih bagus, mesinnya masih presisi dan itu harus pakai oli yang encer, kalau pakai oli kental kerja mesin jadi berat. Nah tapi lama kelamaan mesin terkikis, biasanya mulai di atas 5 tahun. Dan adanya kehausan, dan kalau sudah longgar butuh oli yang agak kental untuk merapatkan rongga tersebut. Makanya butuh oli lebih kental," sahutnya.
2. Waktu yang tepat mengganti oli mesin adalah 5.000 atau 7.000 km atau sesuai rekomendasi dari pabrikan.
"Bukan seperti sugesti jika oli lebih mahal maka jarak tempuh mobil lebih jauh, tapi yang tepat itu menyesuaikan anjuran ATPM. Banyak produsen oli menawarkan janji pemakaian oli bisa sampai 12.000 km. Jangan termakan iklan. Sesuaikan dengan persyaratan atau permintaan pabrikan mobil," kicaunya.
"Umumnya Konsumen keluar lebih banyak uang untuk beli oli, secara otomatis konsumen ingin jarak tempuh yang lebih jauh. Kebiasan itu sangat salah," tutur Ivan.
3. Lebih baik biasakan ganti filter oli setiap 2 kali ganti oli.
"Hal ini untuk menghindari kerusakan pada filter oli. Pastikan oli yang masuk ke ruang mesin dengan bersih," tutup Ivan.
(ddn/ddn)











































Komentar Terbanyak
Viral Konvoi Fortuner-Alphard Masuk Area CFD, Ini Arti Pelat Nomor ZZ
Tarif Parkir Mobil di Jakarta Diusulkan Rp 60 Ribu/Jam, Pramono Bilang Begini
Iritnya Motor Matik Terbaru Honda, Jakarta-Bandung Cukup 2 Liter Bensin