Laporan dari AS

Gokil! Cewek 18 Tahun Pecahkan Rekor 200 Km/Jam Naik Royal Enfield

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Kamis, 27 Sep 2018 18:00 WIB
Cayla Rives dan motornya Foto: Rangga Rahadiansyah
Santa Cruz, California - Cewek 18 tahun ini terbilang keren. Bagaimana tidak, masih muda gadis bernama lengkap Cayla Rives ini mampu memecahkan rekor kecepatan tertinggi dengan motor Royal Enfield. Bisa lebih dari 200 km/jam!

Cayla menunggangi motor Royal Enfield Continental GT 650 Twin yang sudah menggendong mesin dua silinder 650 cc terbaru dari Royal Enfield. Tentu motor ini bukan motor standar melainkan banyak modifikasi sehingga bisa dipacu dengan kecepatan tinggi di Bonneville Salt Flats.

Cayla mampu menggeber motor yang sudah dimodifikasi oleh S&S Cycles/Harris Performance ini dengan kecepatan 157 mil per jam. Artinya, motor itu dipacu hingga 252 km/jam!

"Rasanya sangat gembira. Kami sempat memecahkan rekor pertama sampai 130 mil per jam (209 km/jam), tapi kami tahu itu baru permulaan. Jadi kami melakukan beberapa kali percobaan setelahnya. Dan akhirnya bisa sampai 157 mil per jam dan saya merasa sangat gembira," kata Cayla saat ditemui detikOto di Santa Cruz, California, Amerika Serikat, Rabu (26/9/2018) waktu setempat.

Dia bilang, awalnya dia memperkirakan cuma sampai 130 mil per jam. Targetnya saat itu hanya sampai 150 mil per jam (241 km/jam), tapi dia bisa melampauinya.

"Motornya sangat smooth, Royal Enfield membuat motor ini dengan sangat baik. Ini mesin 650 cc paling smooth yang pernah saya coba," kata gadis 18 tahun yang sering ikut balapan drag itu.



CEO Royal Enfield Siddharta Lal menyebutkan memang motor itu bukan motor standar. Tapi setidaknya, katanya, anak-anak muda bisa terinspirasi.

"Ketika melihat itu, mungkin mereka akan datang ke outlet kami dan membeli motor kami. Ya ini untuk menunjukkan dalam bentuk custom, seberapa jauh motor bisa dimodifikasi. Seperti Anda bisa lihat di sini, dengan banyak usaha kami bisa memecahkan rekor sampai 157 mil per jam, itu sangat cepat. Ini bukan motor standar memang, tapi ini untuk menginspirasi orang-orang," sebut Sid. (rgr/ddn)