Rabu, 18 Jul 2018 12:16 WIB

Valerie Thomas Akui Buat SIM di Inggris Sulit Banget

Ruly Kurniawan - detikOto
Valerie Thomas (Foto: Asep Syaifullah) Valerie Thomas (Foto: Asep Syaifullah)
Jakarta - Di Indonesia, dalam mendapatkan SIM (Surat Izin Mengemudi) harus melewati tes tambahan terlebih dahulu yakni tes psikologi. Hal ini bertujuan untuk mengurangi terjadinya kecelakaan akibat faktor psikologi dari pengemudi.

Sedangkan di Inggris untuk mendapatkan SIM sangat sulit. Mereka yang ingin mendapatkan SIM harus lulus di sekolah mengemudi terlebih dahulu sampai 5 tahap. Begitulah yang dikatakan Valerie Thomas saat berbincang bersama detikOto di kantor detikcom, Gedung Transmedia, Jakarta.


"Di sana itu kalau kita hanya punya SIM Indonesia, tidak bisa bawa kendaraan. Lalu untuk membuat SIM-nya sendiri harus sekolah mengemudi minimal lima kali karena banyak peraturan yang harus dipelajari," ucap anak dari Jeremy Thomas ini.



"Seperti kalau ada speed limit benar-benar harus dipatuhi. Ada tanda merah di pinggir jalan tidak boleh berhenti disana, dan lain sebagainya. Dendanya juga mahal, sampai 1.000 poundsterling (Rp 19 jutaan)," tambah Valerie yang kini tengah sekolah di London itu.

Namun memutuskan tes psikologi sebagai salah satu syarat penerbitan SIM di Indonesia dinilai cukup tepat olehnya.



"Semoga dengan adanya ujian tersebut pengemudi di Indonesia lebih disiplin, lebih sabar, sehingga pengguna jalan lainnya (pejalan kaki, khususnya) nyaman," tutup Valerie.

[Gambas:Video 20detik]

(ruk/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed