Minggu, 06 Mei 2018 18:07 WIB

Kalau Melanggar Aturan di Jepang Nggak Bisa Dapat SIM Seumur Hidup

Dina Rayanti - detikOto
Luna Maya saat berkunjung ke kantor detikcom (Foto: Rachman Haryanto) Luna Maya saat berkunjung ke kantor detikcom (Foto: Rachman Haryanto)
Jakarta - Hukuman buat pengendara nakal di Indonesia tampaknya masih kurang bisa membuat jera. Kalau diperhatikan masih suka ada pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara bandel.

Itu pun dikeluhkan oleh Luna Maya. Menurut Luna harus ada hukuman yang bisa membuat jera si pengendara agar tak mengulangi kesalahannya di kemudian hari.

Bahkan Luna menyarankan agar mereka yang hobi melanggar lalu lintas Surat Izin Mengemudi (SIM)-nya dicabut.



"Mungkin juga buat kepolisian dan aparat misalkan ada yang beberapa kali melanggar SIM-ny dicabut, terus selama berapa tahun nggak boleh dapet SIM," harap Luna Maya.

Hal itu sebut Luna sudah diterapkan di Negeri Sakura Jepang. Dengan begitu para pengendara justru berpikir dua kali sebelum melanggar aturan lalu lintas.

"Kayak di Jepang gitu, di Jepang itu orang minum nggak boleh bawa mobil, mau 0,1 persen pun nggak boleh, kalau di Amerika masih boleh 0 koma berapa persen," ucap Luna.



"Kalau di Jepang ketahuan itu seumur hidup nggak boleh punya SIM lagi dan kalau nggak punya SIM kan nggak bisa nyetir lagi seumur hidup. Orang tuh jadi punya ketakutan bahwa ini serius karena penindakan juga serius," tutup Luna Maya.

Nah Otolovers, setuju dengan saran Luna? (dry/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed