"Dari segi berkendara, harus ngecek kendaraan terus perlengkapan yang dipakai, terus safety gear, itu yang masih kurang peduli mungkin mereka nggak ngerti harus seperti apa mereka kan tahunya naik motor jalan udah. Ngisi bensin pun kadang-kadang mau habis baru isi bensin, jarang sekali aware dengan hal-hal seperti itu," jelas instruktur safety riding Queenrider, Citra Ayu Lestari saat dihubungi detikOto, Jumat (19/5/2017).
Jangan pakai hak tinggi ya, pakai sepatu biker lebih oke Foto: Hasan Alhabshy |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sekarang kan udah banyak ban tubeless, kalau dulu kan masih pakai ban dalam nih, nah itu kadang nggak terdeteksi kalau bocor. Kalau ban tubeless kan bocor sedikit masih bisa diminimalisir, buat jalan bisa tapi kalau ban dalam bocor, jalan sepi itu berbahaya banget. Jadi kalau misal mau berangkat kurang angin, atau bocor halus nih kita bisa melipir dulu sebelum perjalanan jauh," tutur Citra.
Foto: Hasan Alhabshy |
Selain itu kontrol-kontrol indikator lampu juga harus dicek. Seperti misalnya indikator bensin, memang terlihat masih baik secara tampilan namun ternyata isi tangkinya kosong.
Hal kecil yang sering diabaikan seperti lampu. Kadang kita tidak memperhatikan apakah lampu menyala atau tidak padahal bisa membahayakan pengendara lain.
Foto: Hasan Alhabshy |
"Kita harus mengecek langsung ke lampunya takutnya indikatornya nyala nih belum tentu lampunya nyala, khawatirnya kalau kita mau melakukan aktivitas berbelok, nyalain sein kita berpikir sein kita nyala ternyata nggak. Orang lain di belakang jadi nggak tahu kita mau berbelok karena si pengendara berpikir nyala, padahal yang di belakang mana nyala, mati sama lampu rem belakang yang sering diabaikan," kata Citra.
Cairan-cairan seperti oli juga tak kalah penting. Meski motor jarang digunakan, penggantian oli pun harus tetap dilakukan. Kemudian, sasis-sasis pada motor harus mendapat perhatian agar berkendara tetap aman.
Terakhir, adalah standar pada motor. Keseringan menstandarkan motor dengan standar samping ternyata bisa berpengaruh terhadap kestabilan motor. Ia menyarankan jika motor akan didiamkan dalam kondisi lama sebaiknya di standar tengah. (dry/ddn)












































Jangan pakai hak tinggi ya, pakai sepatu biker lebih oke Foto: Hasan Alhabshy
Foto: Hasan Alhabshy
Foto: Hasan Alhabshy
Komentar Terbanyak
Biaya Tes Psikologi SIM Online Naik, Sekarang Jadi Segini
Baru Jual 1 Mobil, Polytron Sudah Ungguli Merek Jepang-China Ini di Indonesia
Intip Garasi Kakanwil Pajak Jakarta Utara yang Dicopot Purbaya