Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Jumat 21 April 2017, 13:27 WIB

Perjuangan Kartini Otomotif Indonesia

M Luthfi Andika, Alfiza Satrio - detikOto
Perjuangan Kartini Otomotif Indonesia Foto: Istimewa
Jakarta - Bekerja di bidang otomotif memang sepertinya lebih sering dilakukan pria ketimbang wanita. Tapi pelan tapi pasti kaum wanita mulai berkecimpung di dunia ini bahkan masuk dalam jajaran utama.

Contohnya adalah Vice President Corporate Communications BMW Group Indonesia, Jodie O'tania. Ditemui di Seoul, Korea Selatan, dia mengungkapkan tantangannya selama ini.

"Tantangan di dunia komunikasi otomotif Indonesia adalah perkembangan terus terjadi dengan sangat cepat dan kompetisi juga semakin ketat, untuk itu terus terbuka terhadap ide-ide baru, dan terus belajar adalah hal yang harus dilakukan. Selain itu menjaga keseimbangan antara pekerjaan dan keluarga merupakan sebuah proses belajar," katanya.

Perjuangan Kartini Otomotif IndonesiaFoto: dok detikOto


Kelahiran anaknya pun menjadi momen bagi Jodie untuk belajar lebih banyak di dunianya.

Perjuangan Kartini Otomotif IndonesiaFoto: Istimewa


"Mulai dari fokus pada prioritas hingga tanggung jawab yang semakin meningkat. Sejak saat itu saya semakin terpacu untuk berhasil dan terus berikan yang terbaik untuk keluarga dan karir," ujarnya.

Sementara itu, Indah Yuliana, seorang wanita asal Malang yang sudah cukup lama mengabdikan diri bekerja di bidang otomotif bercerita kepada detikOto mengenai perjuangannya dalam mencapai karir yang saat ini ia tekuni.


Indah YulianiIndah Yuliani Foto: Alfiza Satrio

Indah sudah bergabung dengan Auto2000 sejak 21 tahun yang lalu, yaitu pada tahun 1996 dengan menjadi seorang service advisor.

Karena kegigihan dan keinginannya untuk selalu berusaha lebih baik, perlahan karirnya mulai menapaki jenjang yang lebih tinggi. Dari tahun 2000 hingga 2008 dirinya menjabat sebagai customer relation coordinator dimana dirinya memang merasa bahwa itu passion-nya.

Akan tetapi, karena ia merasa mampu dan ingin untuk mencapai yang lebih, akhirnya ia mengajukan diri untuk menjadi seorang kepala bengkel.

Indah YulianiIndah Yuliani Foto: Alfiza Satrio

"Di area customer relation coordinator ini memang saya cocok, soulnya disitu, passion di situ. Tapi saya melihat tidak ada karir, karena itu posisi spesialis, di tiap cabang hanya satu, karena itu dia karirnya lambat. Karena saya ini orangnya mau aktualisasi yang lebih, di 2008 saya mengajukan ke BoD (Board of Director) saya mau move ke service, jadi kepala bengkel, dan semua kaget karena sejarahnya Auto2000 gak pernah ada kepala bengkel wanita, biasanya cowok dan dari teknik," jelas Indah.

Indah menambahkan bahwa akhirnya para pimpinan memberikannya kesempatan untuk mengikuti tes untuk menjadi kepala bengkel. Ia pun mengikuti berbagai training mulai tahun 2008 hingga 2010, sampai akhirnya pada Juni 2011 dirinya resmi menjabat sebagai kepala bengkel.

Perjuangan Kartini Otomotif IndonesiaFoto: Alfiza Satrio


"Kalau jadi kepala bengkel sendiri saya dari tahun 2011, di Auto 2000 Bekasi Barat. Kemudian 2015 saya dipindahtugaskan ke Cikarang," ujarnya.

Ibu dari tiga orang anak ini pun mengaku bahwa pengalamannya mengikuti training mengenai bengkel lah yang membuat dirinya yakin bahwa ia pantas menjabat posisi tersebut.

"Saya pernah training technical di bengkel, jadi saya ada basic teknik. Meski teknologi sudah makin berkembang, ya saya masih bisa belajar. Saya tinggal mempertajam manajemen dan technical itu," ungkap Indah.

Mengemban tanggung jawab besar tak membuat Indah kewalahan. Ia justru membuktikan bahwa keputusan para pimpinan untuk mengangkatnya sebagai kepala bengkel memang tepat. Buktinya, ia berhasil memperoleh penghargaan sebagai kepala bengkel terbaik di Auto 2000 se-Indonesia.

"Sebenarnya itu upaya saya untuk membuktikan kepada laki-laki di sekitar saya, bahwa pekerjaan apapun, kalau kita mau usaha, kita bisa buktikan kita bisa. Saya berambisi untuk itu karena itu pembuktian puncak bahwa saya mampu walaupun saya perempuan," tegas Indah.

Rekan Indah di Auto2000, Henny Ten merasakan beratnya memimpin cabang sebuah perusahaan diler mobil yang mayoritas laki-laki.

Dipercaya menjadi seorang kepala cabang sejak 2006 lalu, Henny nyatanya mampu memimpin hampir 50 orang pegawai yang ada di cabang yang ia pimpin saat ini, di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta.

Perjuangan Kartini Otomotif IndonesiaFoto: Rengga Sancaya


"Di sini salesnya ada 33 orang, bagian administrasi ada 4, bagian PDI 1, driver 2, bagian washing 2, dan security 5 orang, ya lumayan banyak lah ya. Dari semua itu ya mayoritas karyawannya laki-laki," papar Henny.

Kepada detikOto ia bercerita bahwa ia memiliki trik khusus yang ia terapkan saat memimpin cabang Auto2000 ini.

"Kuncinya sih kan kita berhadapan sama orang, jadi orangkanlah orang itu, kita anggap mereka ya manusia. Untuk menjadi tegas kan belum tentu harus selalu teriak. Kalau cara saya sih biasanya saya adakan apel, saya kasih tahu ke para pegawai, kita arahnya mau kemana. Saya selalu bilang ke mereka bahwa ini rumah kedua kita. Dimanapun kita kerja itu adalah rumah kedua. Karena itu, yang harus menjaga kan penghuninya. Jadi kalau kita mau nyaman, mau berprestasi, saya bilang ya mari kita jaga 'rumah' kita ini," ungkap Henny.

Henny juga menegaskan bahwa ia begitu mengedepankan kerja sama tim. Meski ia bertindak sebagai kepala cabang, ia merasa setiap individu yang ia pimpin memiliki pekerjaan yang sama pentingnya. Oleh karena itu ia selalu mencoba mengajak semua pegawai untuk selalu berkontribusi bersama.

Perjuangan Kartini Otomotif IndonesiaFoto: Rengga Sancaya


"Kalau menurut saya saat ini kita gak ada yang namanya Superman, yang ada itu super team. Karena kita disini bekerja bersama dan tujuannya sama, untuk melayani customer. Enggak mungkin ada satu orang yang bisa melayani semuanya. Ada bagiannya masing-masing. Semua berkontribusi sesuai pekerjaannya masing-masing. Kalau sudah seperti itu, akan muncul suasana kerja yang nyaman dan kondusif. Otomatis akan membuat kita semakin semangat bekerja, jadi kerjanya tanpa beban, karena menjalaninya dengan senang," pungkas Henny.

(ddn/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed