Ibu asli Manado yang lahir di Jakarta tersebut memilih motor Ducati Monster 696 ketimbang motor skutik seperti kaum ibu kebanyakan.
Shirley sendiri mengaku sejak usia 14 tahun sudah jatuh cinta pada motor sport.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menunggangi motor sudah menjadi kebiasaan yang sulit dilupakan hingga kini. Bahkan ibu yang berprofesi sebagai desainer interior itu kerap mencari motor ketika dinas ke luar kota. "Kalau ada kerjaan di luar kota malah carinya motor, enggak cari mobil," jujurnya.
Saat ini Shirley memiliki Ducati Monster 696 yang sudah dimodifikasi mulai penggunaan stiker warna pink, penyeimbang setang (stabilizer), pelindung tangan dari Rizoma, tutup knalpot, bagian tangki, rem Brembo depan belakang.
"Stiker pink. Tadinya warnanya merah Ducati, tapi supaya feminim saya pakaikan stiker bodi warna pink," cetus Shirley.
Shirley menjelaskan motor seperti sudah menjadi bagian dirinya. Bahkan meskipun pernah merasakan kecelakaan bersama motor, ibu yang juga berbisnis furnitur itu tidak kapok. Dia pun semakin penasaran untuk terus memacu si 'kuda besi' tersebut.
"Sudah hobi. Saya pernah jatuh sampai kaki bengkak, tapi 2 hari kemudian naik motor lagi. Soalnya penasaran," ucap lady biker yang tergabung di Ducati Desmo Owners Club Indonesia itu.
Nah, kecintaannya pada motor ternyata dibuktikan dengan touring. Tidak hanya di dalam negeri, aktivitas ke luar negeri pun dia lakukan bersama suami dan teman-temannya. Sebelumnya, pernah touring ke Malaysia, Brunei.
"Pekan depan kita mau touring ke Lombok dari Bali, Desember rencana ke Ciang Mai (Thailand), kalau jadi tahun depan mau keliling Eropa mudah-mudahan jadi dan ada sponsornya," tutupnya.
(ikh/ddn)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Pick Up 4x4 India Jadi Kendaraan Operasional: Biaya Perawatan Mahal-Suku Cadang Terbatas