motor dianggap lebih sembrono dari laki-laki. Namun anggapan itu sepertinya
harus dicermati ulang.
Sebab masalah sembrono atau tidak bukanlah masalah kelamin, tapi lebih ke
masalah pemahaman seseorang tentang cara berlalu-lintas yang baik.
Hal tersebut diutarakan oleh Ketua Ladies BeAT Club (LBC) Ria Daniati di sela deklarasi Republik BeAT di Senayan akhir pekan lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun begitu, Ria tidak menapik adanya anggapan tersebut dan malah mengajak para wanita Indonesia untuk membuktikannya dengan berlaku baik di jalan.
"Karena sekarang sudah ada emansipasi, wanita juga harus mengerti masalah-masalah di jalan agar cap jelek itu cepat hilang," pungkasnya.
Wanita menurut gadis berusia 23 tahun ini harus membuktikan pada semua dengan memperhatikan rambu-rambu lalu lintas yang ada seraya memahami benar apa yang namanya safety riding.
"Wanita kalau bisa menjadi contoh dan harus patuh pada rambu lalu lintas serta memperhatikan masalah safety riding," ujar Ria.
Hal itu menurut ladies bikers ini dapat dilakukan wanita dengan hal-hal sepele. Seperti menggunakan perangkat lengkap berkendara seperti helm, sarung tangan dan jaket serta memiliki pengetahuan dan kegunaan rambu-rambu lalu lintas.
Kesadaran ini menurut Ria bukanlah monopoli kaum adam saja, karena dengan
semakin meningkatnya populasi wanita yang mempergunakan kendaraan sendiri,
kemampuan itu jadi mutlak harus diketahui oleh setiap orang.
"Sebab saat ini, untuk masalah yang sepele seperti belok harus menggunakan lampu sein saja banyak sekali yang lupa, dan itu buka terjadi pada perempuan yang bawa mobil atau motor saja," tandasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Di RI Banyak Merek Motor Listrik, Kenapa Harus Emmo Rp 50 Jutaan buat MBG?
Bengkel Belum Ada, Kok BGN Nekat Beli 25 Ribu Unit Motor MBG?
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?