Pengembangan mobil hybrid tersebut berdasarkan satu platform yang menjadi salah satu kesepakatan aliansi Nissan-Mitsubishi. Mobil hybrid kompak tersebut rencananya bakal dirilis pada tahun ini dengan sistem e-Power terbaru.
"Model kompak terbaru kami rencanakan akan merilisnya pada tahun ini dengan sistem e-Power terbaru. Mobil tersebut untuk konsumen yang menginginkan jelajah jarak jauh dengan bahan bakar yang berkembang. Mereka akan memiliki mobil dengan tingkat kenyamanan, mengemudi lebih senyap dan performa dengan akselerasi lebih bagus," kata Carlos Ghosn.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya mobil hybrid, aliansi Nissan-Mitsubishi juga berencana untuk mengomersialkan teknologi berkendara otomatis lewat Pro Pilot. Teknologi tersebut menambahkan sistem pada pengereman otomatis yang ada saat ini dan dilengkapi dengan fungsi berkendara di satu jalur yang lebih aman.
"Kami berencana untuk memperkenalkan teknologi tersebut pertama kali di Jepang, kemudian di Amerika Serikat, Eropa, dan China," ujarnya. (nkn/rgr)












































Komentar Terbanyak
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?
Perpanjang STNK Tahunan dan 5 Tahunan, Duitnya Buat Apa?