Prius generasi keempat ini pertama kali menerapkan Toyota New Global Architecture (TNGA). Mobil ini didesain dengan perubahan skala besar termasuk efisiensi bahan bakar hingga 40 km/liter.
Ada dua pilihan pada Prius yang ditawarkan oleh Toyota yakni baterai nikel-hidrogen dan baterai lithium-ion. Baterai itu menawarkan densitas energi yang tinggi dan penggunaan baterai lithium-ion ringan bisa menghasilkan efisiensi hingga 40 km/liter.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Baterai nikel-hidrogen memiliki berat 40 kg dan baterai lithium-ion 25 kg. Perbedaan 15 kg ini membuat perbedaan besar dalam hal efisiensi bahan bakar," kata Kepala Divisi Pengembangan Sistem Kendaraan Hybrid, Shunsuke Fushiki.
Namun, kata dia, kedua tipe mobil itu menunjukkan performa mengemudi yang sama baiknya. Meski ada kekhawatiran tentang harga baterai lithium-ion untuk tipe entry level, ia mengatakan bahwa mereka berhasil menekan harga yang hampir sama dengan versi nikel-hidrogen.
"Kami juga mendapat dukungan mantap dari pelanggan korporat yang sangat mementingkan efisiensi bahan bakar untuk mobil entry level," kata Cihef Engineer Koji Toyoshima.
(rgr/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Kenapa BGN Beli Motor Listrik yang Belum Jelas Dealer-nya?