Sistem hybrid pada Nissan X-Trail merupakan desain baru, tapi produsen otomotif asal Jepang ini sama sekali tidak merubah sasis X-Trail karena sasis X-Trail ini sudah mendukung ketika dipasangkan sistem hybrid terbaru Nissan.
"Dalam memproduksi mobil hybrid, keamanan dari lokasi kabel yang menghubungkan motor dan baterai itu sendiri sangat penting. Tetapi, semua ini sudah diperhitungkan sejak tahap awal pengembangannya," kata Chief Developer Shinsuke Higashikura.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, untuk X-Trail spesifikasi Amerika Utara ada yang dilengkapi dengan mesin bensin 2.5-liter dan spesifikasi Eropa ada yang dilengkapi dengan mesin diesel. Selain itu, spesifikasi Eropa menggunakan sistem 6MT.
"Pada biasanya, tidak mungkin untuk membuat model sporty menjadi tipe mewah dan sebaliknya, tapi ini dengan X-Trail sangat mungkin. Ini adalah model yang sangat serbaguna," kata Higashikura.
(ady/ady)










































