5 Alasan Memilih Mobil Diesel Ketimbang Hybrid

5 Alasan Memilih Mobil Diesel Ketimbang Hybrid

- detikOto
Senin, 17 Nov 2014 10:52 WIB
5 Alasan Memilih Mobil Diesel Ketimbang Hybrid
dok Bosch
Jakarta - Saat ini adalah masanya industri mobil menampilkan mobil-mobil hemat dan ramah lingkungan. Ada banyak mobil yang menawarkan keunggulan hemat bahan bakar dan jarak tempuh tertinggi. Karenanya, konsumen harus pintar-pintar melakukan riset mengenai mobil mana yang terbaik.

Tiap mobil mengusung mesinnya masing-masing, ada yang menggunakan hybrid (gabungan mesin konvensional dan motor listrik), listrik murni, gas, dan diesel.

Tiap jenis mesin memiliki keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Mesin diesel sudah kita kenal dari dahulu, dan sekarang bangkit kembali berkat teknologi yang semakin canggih, bahkan diklaim lebih bagus daripada mesin hybrid.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu, apa sajakah keunggulan mesin diesel dibanding hybrid? Berikut ini adalah lima alasan mengapa Anda lebih baik memiliki mesin diesel daripada hybrid.

1. Nilai Jual Kembali

dok Bosch
Alasan pertama untuk memilih mobil bermesin diesel daripada mobil hybrid adalah nilai jualnya yang lebih tinggi. Mobil hybrid belum begitu populer di Indonesia, begitu pula dengan sumber bahan bakarnya yang belum tersedia banyak.

Karena itu, tidak banyak orang yang menggunakan mobil hybrid, akibatnya harga jual kembali mobil hybrid turun.

Hal sebaliknya terjadi pada mobil diesel. Mobil-mobil bermesin diesel mulai banyak diproduksi, karena itu mobil bermesin diesel menjadi semakin populer.

Masyarakat pun mulai memburu mobil ini, karena itu harga jual kembali mobil ini pun tetap bagus.

2. Familiaritas Mesin

Mesin diesel tidaklah serumit mesin hybrid. Jika Anda membuka kap mobil bermesin diesel, yang Anda lihat tidaklah jauh berbeda dengan komponen-komponen yang ada di mobil dengan mesin berbahan bakar bensin biasa.

Karena itu, Anda tidak akan kerepotan jika harus mempelajari mesin diesel untuk melakukan perbaikan atau servis sendiri.

Sementara itu, mesin hybrid sangat kompleks dan membutuhkan penanganan yang hati-hati.

Mesin hybrid memiliki komponen kabel bertegangan tinggi, baterai, motor penggerak, dan sebagainya yang dapat rusak jika Anda salah menanganinya.

3. Dampak Lingkungan

Mesin diesel Jaguar
Jika dulu Anda sering melihat mobil diesel mengeluarkan asap hitam dari knalpot, hal itu tidak lagi dijumpai seiring teknologi mesin diesel yang semakin canggih.

Bahkan, teknologi mesin diesel pada beberapa mobil lebih baik tingkat pembuangan emisinya daripada mobil berbahan bakar bensin.

Sementara itu, teknologi baterai mesin hybrid baru saja ditemukan, terutama baterai lithium-ion.

Produksi baterai tersebut membutuhkan banyak sekali karbon dan meninggalkan racun begitu baterai tersebut tidak digunakan lagi.

Walaupun teknologi pembuatan baterai semakin baik, tapi tetap saja masih meninggalkan jejak karbon.

4. Torsi Tinggi

Mobil diesel bukanlah mobil tercepat di jalan raya. Namun, mobil bermesin diesel sangatlah cepat bergerak begitu Anda menginjak pedal gas.

Itu berkat torsi tinggi yang dihasilkan oleh mesin diesel. Mobil dengan mesin hybrid memang mendapatkan torsi instan pada RPM rendah, tapi mesin hybrid tidak menghasilkan torsi tinggi seperti yang dihasilkan oleh mesin diesel.

5. Irit Di Jalan Tol

mesin diesel Audi
Mesin diesel berfungsi sangat efektif ketika bekerja secara stabil di RPM rendah.

Dan jalan tol adalah tempat yang paling tepat. Konsumsi bahan bakar mesin diesel cenderung boros ketika tenaga mesin naik dan turun, karena itu ketika di perkotaan jarak tempuh mobil diesel cukup pendek, sedangkan ketika di jalan tol sangat jauh.

Sementara itu, mesin hybrid akan sangat hemat ketika mesin tersebut justru tidak dalam keadaan bekerja, karena itu mobil hybrid sangat cocok di perkotaan yang padat.

Sementara itu, ketika mesin harus menyuplai tenaga secara konstan, mobil hybrid akan sangat boros.

Halaman 2 dari 6
(ddn/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads