Suzuki mengungkapkan keyakinannya kalau mobil kei car juga bakal diterima di dunia, terutama di Asia.
Presiden Suzuki Osamu Suzuki dalam jumpa pers mengenai kondisi keuangan Suzuki di Jepang menuturkan, sudah saatnya bagi dunia untuk menerima mesin-mesin 660 cc. Kei cars tidak hanya bakal ditemui di Jepang saja, namun juga negara lain.
"Anak usaha kami di India, yakni Maruti sudah memproduksi satu juta unit mobil 1.000 cc yang kebanyakan adalah Wagon R da Alto yang menggunakan bodi kei car. Mesin 660 cc yang ada di Jepang justru menawarkan performa yang lebih baik," ujarnya.
Suzuki menambahkan saat mobil kei car dikirim ke India, orang-orang di sana kaget dengan performanya, begitu juga ketika kei car dikirim ke Pakistan. Mereka menganggap mesin 660 cc sudah cukup.
Kei car memiliki beberapa keunggulan, salah satu poin utamanya adalah konsumsi BBM yang sangat irit, bisa mencapai 30 km per liter.
Mobil-mobil ini menawarkan pengendaraan yang smooth da memiliki interior yang lebih nyaman dari bahkan mobil kelas menengah.
Suzuki pun optimistis di masa depan, akan ada saatnya dunia menggunakan mesin-mesin 660 cc.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Pajak Avanza di Indonesia Rp 5 Juta, Malaysia Rp 600 Ribu, Thailand Rp 150 Ribu
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Bikin Harga Tambah Mahal, Mobil di Bawah Rp 1 Miliar Diusulkan Tak Kena PPnBM