Jazz generasi berikutnya seakan-akan menghancurkan stereotipe kalau mobil-mobil hybrid tidak menyenangkan. Dibandingkan dengan mobil hybrid lain yang lebih mahal, Jazz hybrid akan menjadi pesaing yang sepadan.
Mesin 1.5L memberikan suara menarik yang tidak seorang pun bakal mengira dari mesin dengan Atkinson cycle.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apalagi sistem DCT (dual clutch transmission) sangat efektif. Sistem ini memberikan sensasi mobil hatchback ala Eropa dengan suaranya yang menarik plus tenaga tambahan.
Pastinya kemampuan Jazz hybrid untuk dikendarai dalam mode EV (listrik) serta rem yang bisa mengisi tenaga baterai (regenerative brakes) memperkuat kesan kalau Honda memang sangat serius mempersiapkan mobil ini.
Saya rasa Honda juga memfokuskan perhatian mereka pada desainnya juga. Meski tetap berkiblat pada Jazz model lama, Honda memberikan sentuhan seperti wajah yang futuristik, dan body side yang energik.
Interiornya memang agak ketinggalan tetapi, pastinya banyak orang yang akan memilih Jazz hanya karena bentuknya saja.

Jika mobil hybrid bisa sebagus ini, memiliki mobil bensin pasti banyak kekurangannya.
Dengan kata lain, saya mulai berpikir, kenapa kita tidak memiliki mobil hybrid? Pengendara yang membeli irit BBM mungkin akan merasakan nikmatnya mobil hybrid,
Rating 5 Bintang
Packaging: β β β β β
Interior/Livability: β β β β
Power source: β β β β β
Footwork: β β β β
Recommendation Level: β β β β β
Masayuki Moriguchi
Lahir di Tokyo 1962. Masayuki yang juga menjadi salah satu anggota Komite Mobil Terbaik di Jepang, biasa menulis seputar otomotif di majalah, internet, internet dan di radio. Masayuki memiliki spesialisasi di mobil-mobil Eropa, terutama Prancis.


(ddn/ddn)













































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?