"Di Kalimantan Barat, banyak orang suka manual karena memang melihat kondisi jalan yang tidak selalu mulus. Tapi nggak hanya itu, ada juga faktor lainnya, yakni soal kebiasaan konsumen dari suatu daerah," ungkap Branch Head PT Astra Inernational Tbk. Daihatsu Agus S.M, di Pontianak, beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain kurang diminati, di Kalimantan Barat sendiri Daihatsu Terios transmisi matik memang masih inden seperti daerah-daerah lainnya di Indonesia.
"Terios kalau yang transmisi manual kemungkinan satu minggu sampai dua minggu. Sedangkan matik bisa sampai satu sampai dua bulan," kata Agus.
"Kenapa lama? Karena head office fokus di beberapa kota yang banyak permintaan manual, sehingga lebih banyak fokus memenuhi permintaan ini. Lalu matiknya dinomorduakan, sehingga volume matik menurun," pungkas Agus. (lua/rgr)












































Komentar Terbanyak
Diklakson Gegara Lane Hogging, Sopir Yaris Ngamuk-Ngajak Ribut
Digugat ke MK, Pengendara yang Merokok Diminta Dicabut SIM-nya
Modal Peluit, Jukir Liar di Minimarket Bisa Dapet Rp 9 Juta/Bulan