Di pasar domestik sendiri, penjualan Toyota Avanza baru masih berkisar 5.000 an unit per bulan. Tapi untuk SPK-nya sendiri memang sudah mencapai angka 18.000-an unit.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dijelaskan oleh Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Warih Andang Tjahjono, penjualan Avanza di luar negeri turun dikarenakan adanya pergeseran minat dari konsumen di segmen MPV.
"Ya customer preference lah kan pasti shifting. Bisa kita grab (dapatkan-Red) lagi global marketnya seperti apa. Kan kelihatan. Kalau saya lihat sih itu (karena) SUV," kata Warih, di Jakarta, Selasa (19/3/2019).
Lantas, apakah ada pengaruh dari model New Avanza yang bisa dibilang hanya melakukan sedikit perubahan (minor change)?
"Ya itu sih lebih ke acceptance (penerimaan) customer issue sih ya, bahwa yang sekarang ini lebih cenderung ke model ini ke model itu," pungkas Warih. (lua/lth)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi