Saat ini pun, Pertamini masih cukup banyak ditemui di pinggir jalan. Dengan nama brand yang mirip-mirip, dan penggunaan warna merah putih di setiap outletnya, hal ini diakui Pertamina bakal menimbulkan kerugian.
Pertamini berjualan lebih rapi ala SPBU Pertamina. Ada selang laiknya mengisi di SPBU pada umumnya, berbeda dengan pedagang bensin eceran yang menggunakan botol kaca.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Arya, jika sesuatu hal terjadi pada Pertamini, maka pihak yang paling dirugikan adalah Pertamina. Karena banyak orang yang mengasosiasikan Pertamini sebagai bagian Pertamina.
Sementara dari sisi konsumen, jika membeli bensin di gerai Pertamini, maka sudah pasti tidak dijamin oleh Pertamina.
"Kami sarankan untuk membeli BBM di lembaga penyalur resmi Pertamina, bukan pengecer. Karena tidak ada jaminan kualitas, kuantitas dan HSSE di pengecer," pungkas Arya. (lua/dry)












































Komentar Terbanyak
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Viral 70 Ribu Motor Listrik buat Operasional MBG, Harganya Bikin Kaget!
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi