CEO Nissan, Carlos Ghosn mengatakan, minat masyarakat Amerika terhadap Nissan Leaf sangat kuat, sehingga bakal menjadi pertanda baik bagi mobil listrik dengan harga terjangkau ini.
"Kami pikir, Nissan Leaf akan menjadi hit besar!," ujarnya seperti dilansir Detroit Free Press, Rabu (26/5/2010)
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Padahal, di Jepang saja hanya sebanyak 6.000 unit. Dan Ghosn mengatakan, perusahaannya terus menerima pemesanan, bahkan sampai pada Nissan Leaf produksi 2011.
Nissan Leaf mulai dijual di Amerika sejak Desember 2009 lalu seharga US$ 32.780, namun konsumen cukup merogoh kocek US$ 25.280 saja, karena kebaikan pemerintah menghapuskan pajak federal sebanyak US$ 7.500.
Nissan Leaf bisa dikemudikan sejauh 160 km, memiliki kecepatan tertinggi 145 km per jam, dan pengisian ulangnya hanya butuh waktu 30 menit atau 20 jam, tergantung tegangan listrik yang digunakan.
(bgj/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Warga Ngeluh Bayar Pajak Kendaraan Dipersulit, 'Nembak' KTP Asli Rp 700 Ribu
Konversi 120 Juta Motor Bensin ke Listrik Terancam Gagal, Cuma Jadi Ilusi