Darmawan Prasodjo dicopot dari posisi Direktur Utama PT PLN (Persero). Bicara otomotif, ini isi garasi rumah Darmawan.
Mengutip Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) di situs resmi KPK, Darmawan punya total kekayaan senilai Rp 110.072.697.106 dengan utang sebesar Rp 625.567.445. Data itu dia sampaikan pada 3 Februari 2026/Periodik - 2025 dengan jabatan sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero).
Dari total kekayaan itu, sebesar Rp 45.706.500.000 bentuknya tanah dan bangunan, lantas harta bergerak lainnya Rp 130.000.000 serta surat berharga Rp 20.588.000.000, termasuk kas dan setara kas senilai Rp 42.976.764.551, dan harta lainnya sebesar Rp 35.000.000.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara untuk harta berupa alat transportasi dan mesin, nilainya Rp 1.262.000.000, dengan rincian sebagai berikut:
1. Mobil Hyundai Ioniq, tahun 2021, hasil sendiri - Rp 350.000.000
2. Motor E-Motor United T1800, tahun 2021, hasil sendiri - Rp 7.000.000
3. Motor Smoot Tempur, tahun 2023, hadiah - Rp 5.000.000
4. Mobil Denza D9, tahun 2025, hasil sendiri - Rp 900.000.000.
Diberitakan sebelumnya, Darmawan Prasodjo dicopot dari posisi Direktur Utama PT PLN (Persero). Posisi Dirut kini diisi Suroso Isnandar, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN.
Adapun pergantian posisi Dirut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), Rabu (14/10/2026). Kabar ini dibenarkan oleh Komisaris Independen PLN Andi Arief.
"lya, pergantian dirut. Pak Darmawan digantikan oleh Pak Suroso," ujar Andi Arief kepada detikcom seperti dikutip dari detikFinance.
Andi menjelaskan, Suroso untuk sementara menjabat sebagai Direktur Utama PLN sekaligus merangkap jabatan sebelumnya hingga ada pengganti definitif.
"Saya mengucapkan terima kasih atas pengabdian yang sangat berarti dari Darmawan Prasojo, banyak melakukan transformasi. Saya yakin Pak Suroso dirut baru akan melakukan transformasi lanjutan," bilang Andi.










































