Cerita Pendiri Nissan, Merantau dan Memulai Karier dari Mekanik

Ridwan Arifin - detikOto
Kamis, 25 Jun 2020 14:24 WIB
Logo Nissan
Logo Nissan Foto: Ari Saputra

Aikawa dengan cepat yakin akan peluang mobil dan industri mobil di masa depan, terlebih ia bersikeras bahwa Jepang perlu memproduksi mobil-mobil superior.

Pada awal tahun 1930-an, Aikawa menilai saat tersebut merupakan waktu yang tepat dan mengurus pendirian Jidosha Seizou KK di Yokohama pada 26 Desember 1933, yang didirikan bersama Nihon Sangyo. Jidosha Seizou melahirkan merek Datsun pada era 1930-an dengan filosofi matahari yakni kata "sun" dimaknai sebagai "the rising sun."

Pada rapat pemegang saham pertama, yang diadakan pada 30 Mei 1934, Jidosha Seizou KK berganti nama menjadi Nissan Motor Co., Ltd. karena menjadi anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Nihon Sangyo. Inilah kelahiran Nissan Motor dalam nama dan kenyataan.

Volume produksi tahunan pada tahun 1933 hanya sebesar 202 unit ketika fasilitas produksi berlokasi di Osaka, tetapi melonjak menjadi 940 unit pada tahun 1934 ketika fasilitas dipindahkan ke Yokohama.

Pada tahun 1935, ketika jalur konveyor sepanjang 70 meter selesai, pembuatan kerangka mobil dan bodi terintegrasi dimulai, berkat hal tersebut produksi tahunan mencapai 3.800 unit. Produksi meningkat menjadi 6.163 unit pada tahun 1936 dan 10.227 unit pada tahun 1937, menjadikan Nissan produsen mobil terbesar di negara-negara Asia di antara beberapa perusahaan yang dibiayai dengan modal Jepang. Nissan juga telah mulai mengekspor mobil, meski volumenya masih kecil.

Pendiri Nissan menggambarkan kisah perjuangan anak muda yang tak berpuas diri, meski dilahirkan dalam keluarga terhormat serta posisi yang dapat diperoleh melalui latar belakangnya, Aikawa Yoshisuke bekerja di garis depan sebuah lokasi produksi hanya sebagai seorang mekanik pabrik dan bekerja keras untuk memperoleh keterampilan teknis.

Ia juga mengabdikan dirinya untuk masa depan industri mobil Jepang. Tidak hanya sebagai pendiri Nissan Motor tetapi juga sebagai tokoh besar yang menulis halaman penting dalam sejarah industri mobil Jepang. Pun rekam jejak Nissan kini masih berdiri dan bersaing secara global.


(riar/din)