Jumat, 27 Des 2019 21:43 WIB

Mewahnya Isi Garasi Eks Dirkeu Jiwasraya yang Dicegah ke Luar Negeri

Ridwan Arifin - detikOto
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Tidak hanya eks Direktur Utama Jiwasraya masuk ke dalam daftar yang dicegah keluar negeri. Tetapi juga Hary Prasetyo yang pernah menjabat Direktur Keuangan di perusahaan asuransi pelat merah itu. Menilik dari selera otomotifnya, keduanya tak sembarangan, sama-sama gemar mengkoleksi motor gede dan mobil mewah.

Hal ini diketahui dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) seperti dilihat detikcom, Jumat (27/12/2019). Hary tercatat memiliki kekayaan senilai Rp 37.907.422.262.


Untuk kendaraan dan transportasi, ia memiliki 9 kendaraan mewah, 3 di antaranya adalah motor gede sisanya mobil mewah dari berbagai pabrikan. Jumlah aset kendaraan mewah ini senilai Rp 7.155.000.000. Semuanya atas perolehan hasil sendiri.

6 mobil mewah di antaranya lahir dari berbagai model dari MPV, Sedan, hingga SUV.

Satu-satunya mobil MPV premium yang dimiliki Hary adalah Toyota Alphard lansiran tahun 2016 dengan nilai yang ditaksir Rp 825 juta.

Sementara untuk SUV punya dua merek negara yakni Jepang dan Eropa. Mulai dari Porsche Macan tahun 2016 dengan nilai yang ditaksir Rp 1 miliar, model lainnya, terdapat Jeep Mercy G-63 tahun 2013 dengan nilai Rp 2.7 miliar, dan mobil paling murah yang dimilikinya Toyota FJ Cruiser tahun 2016 Rp 300 juta.

Untuk kendaraan roda dua, Hary mempercayakan koleksinya pada merek Harley-Davidson mulai dari XG-500, FXSB 1690, dan FLTRX yang ditotal mencapai Rp 630 juta.



Ia masuk ke dalam daftar orang yang dilarang ke luar negeri selama 6 bulan ke depan. Surat pencegahan itu dikirim ke Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Kejagung memastikan ada praktik korupsi di perusahaan asuransi pelat merah itu. Dalam penyidikan awal, kejaksaan sudah menaksir angka kerugian negara di kasus korupsi ini, yaitu sekitar Rp 13,7 triliun.

"Kejaksaan telah terbitkan keputusan untuk mencegah 10 orang terkait perkara Jiwasraya mulai Kamis (26/12) malam untuk 6 bulan ke depan," ujar Jaksa Agung ST Burhanuddin melalui Jamintel Jan S Maringka kepada detikcom, Jumat (27/12/2019).

Simak Video "Panja Jiwasraya Akan Panggil Pihak Baru yang Telah Dicurigai"
[Gambas:Video 20detik]
(riar/riar)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com