Berita Otomotif Terbaru Dalam Dan Luar Negeri
Kamis 20 Juli 2017, 12:52 WIB

Ini Dia Pria yang Suka Tolak Pembelian Ferrari dari Orang Kaya, Bahkan Raja

Dadan Kuswaraharja - detikOto
Ini Dia Pria yang Suka Tolak Pembelian Ferrari dari Orang Kaya, Bahkan Raja Foto: Dadan Kuswaraharja
Maranello - Sebagai merek yang memproduksi mobil dalam jumlah terbatas dan eksklusif, Ferrari kadang terpaksa harus menolak permintaan pembelian dari orang kaya. Dan siapa yang berwenang memutuskan penolakan itu, ini orangnya!

Enrico Galliera adalah Chief Marketing dan Commercial Officer Ferrari. Dia lah orang yang harus dilobi miliuner atau jutawan saat ada model baru Ferrari yang akan diluncurkan.

"Bagian yang paling sulit dari pekerjaan saya adalah saat saya harus bilang tidak," ujarnya sambil tertawa lebar seperti dilansir Drive, Kamis (20/7/2017).

Sebagai Chief Marketing dan Commercial Ferrari, sudah menjadi tugasnya untuk memutuskan siapa yang dapat membeli mobil.

"Kami memiliki permintaan yang lebih besar dari persediaan. Jadi kami harus mengidentifikasi dulu setiap kriteria yang mencerminkan konsumen yang baik. Mobil-mobil edisi khusus sering kali merupakan sebuah hadiah bagi konsumen terbaik," ujarnya.

Enrico Galliera kadang memberi kabar buruk buat orang kayaEnrico Galliera kadang memberi kabar buruk buat orang kaya Foto: Drive


Mobil Ferrari memang selalu menjadi buruan orang kaya. Dia mencontohkan saat Ferrari akan meluncurkan mobil LaFerrari Aperta yang dijual terbatas, Gillera mengirim surat kepada 200 calon konsumen potensial dilengkapi dengan kunci Ferrari. Dalam surat itu dia menanyakan apakah mereka akan membeli mobil meski belum melihat rupa mobil sama sekali. Dan semua konsumen itu menjawab iya. 200 unit mobil pun langsung ludes terpesan.

Tapi ada kalanya dia harus menolak permintaan orang kaya yang belum pernah memiliki mobil Ferrari, bahkan seorang raja!

"Di awal anda menerima aplikasi dari orang-orang yang belum layak punya Ferrari meski mereka punya uang. 'Saya raja sesuatu, jadi saya pantas untuk memilikinya'" ujar Gillera menceritakan omongan orang kaya itu.

"Saya katakan, ya anda punya uang, tapi Anda bukan klien Ferrari," jawabnya.

Bahkan ironinya, karyawan Ferrari pun kadang kesulitan untuk mendapatkan mobil Ferrari. Tercatat hanya pebalap Formula 1 yang biasanya diperbolehkan untuk membeli model terbaru Ferrari.

"Filosofinya adalah mobil dengan edisi terbatas, dan klien sudah menunggu lama untuk mendapatkan mobil, tidak elok jika mobil dikirim kepada karyawan, harus klien yang pertama," ujarnya.

Tapi ada juga orang kaya yang gila untuk menjadi klien Ferrari. Seperti yang dilakukan oleh pengusaha jam tangan dan perhiasan mewah David Lee dari Amerika.

Saat ingin membeli mobil Ferrari Aperta, dia sempat ditolak Ferrari. Padahal dia sudah memiliki koleksi mobil senilai US$ 50 juta dan beberapa lusin merek mobil Ferrari. Akhirnya dia memilih untuk membeli 4 mobil Ferrari lagi untuk meningkatkan nilai loyalitas dia di mata Ferrari.

Ferrari memproduksi 8.000 mobil di tahun 2016. Angka ini termasuk rekor. Meski angkanya terus membesar, Galliera mengatakan mobil Ferrari kian eksklusif dibanding 10 tahun lalu saat Ferrari menjual 4.000 unit per tahunnya. Karena saat itu mobil dijual di lebih banyak negara. (ddn/ddn)
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed