Ia yang menjadi kepala eksekutif Michelin selama hampir setengah abad itu telah berhasil melakukan ekspansi global dengan membuka 25 pabrik dalam waktu 19 tahun.
Seperti dilansir Automotivenews, Kamis (30/4/2015), pernyataan resmi Michelin menyebut Francois meninggal dengan tenang kemarin. Namun, pabrikan yang didirikan 126 tahun lalu itu tak memberi rincian penyebab kematian sang bos.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan berkat tangan dinginnya yang berhasil membuat ban radial X Michelin, perusahaan mampu meraup pendapatan lebih besar. Bahkan mengantarkan Michelin sebagai pabrikan ban terbesar di Eropa.
Francois memimpin pabrikan yang didirikan kakeknya itu dari 1955 hingga 2002. βDia adalah salah satu industrialis Perancis terbesar pada era sesudah perang dunia (kedua)," kata Presiden Francois Hollande dalam sebuah pernyataan.
"Dia mengerti pentingnya inovasi dan pengembangan industri jangka panjang. Dengan mengembangkan ban radial, ia berhasil mengubah perusahaan keluarga dan pabrikan skala daerah menjadi pabrikan Prancis terbesar di Eropa, dan menjadi terkenal,β papar Hollande.
Predikat seperti itu sangat beralasan. Pada 1976 misalnya, Francois mengmabil keputusan strategis dengan menarik diri dari bisnis mobil dengan menjual saham Peugeot Citroen yang dimiliki perusahaan.
Dia melegonya ke perusahaan Prancis, PSA, sehingga menjadikan mereka merger menjadi PSA Peugeot-Citroen.
Langkah strategis lainnya yang dia lakukan adalah, membeli Uniroyal Goodrich Tire Co pada tahun 1990. Langkah itu dimaksudkan untuk memperkuat penetrasi Michelin di pasar Amerika, termasuk Amerika Serikat, Kanada, dan lainnya.
(arf/lth)












































Komentar Terbanyak
Begini Efek Negatif Impor Mobil Pick Up 105 Ribu Unit Senilai Rp 24 T dari India
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
105.000 Mobil Pickup Diimpor dari India, Buat Dipakai Koperasi Merah Putih