Menurut Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor (TAM) Rahmat Samulo, tahun depan pasar bebas akan semakin marak. Dengan begitu, industri otomotif Indonesia harus tetap menjadi tulang punggung bagi industri dalam negeri, sehingga tetap bisa menguasai pasar.
"Kalau dari luar banyak yang masuk, nanti kita lebih banyak melakukan impor mobil ketimbang ekspor. Itu yang tidak diharapkan oleh kita, mungkin juga oleh pabrikan mobil lainnya," ujar Samulo kepada detikOto, Senin (20/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau semua iklimnya berjalan positif, maka peluang kita untuk ekspor sangat tinggi. Kita jangan banyak impor, tapi ekspor yang harus ditingkatkan. Itu agar dunia tahu bahwa produk kita sangat layak atau memiliki kualitas yang baik," tuntas Samulo.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik