Ketua Bidang Komersial Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) mengatakan, pembenahan infrastruktur yang patut mendapatkan prioritas menurut asosiasi ini adalah jalan dan pelabuhan.
"Ini sangat penting untuk pengiriman barang (motor), sehingga harga motor di tempat tujuan juga bisa ditekan," paparnya saat dihubungi detikOto, Senin (20/10/2014).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sampai saat ini, peredaran atau distribusi sepeda motor di Tanah Air, 65 persen berada di Jawa dan Bali,β ucapnya.
Padahal, pertumbuhan ekonomi di luar wilayah tersebut, saat ini juga terus bertumbuh. Walhasil, permintaan terhadap kendaraan roda dua pun meningkat.
βKeberadaan sepeda motor itu, juga untuk kegiatan produktif, sebab transpportasi umum belum berkembang,β kata Sigit.
Sehingga, jika sepeda motor yang dibutuhkan untuk menunjang kegiatan ekonomi bertambah banyak, maka perekonomian daerah juga akan lebih berkembang. Industri pun semakin berkembang, terlebih bila diberi insentif pajak, terutama saat melakukan ekspor.
Menurut Sigit, potensi ekspor sepeda motor Indonesia juga sangat tinggi. Sebab, kapasitas produksi industri di Indonesia masih bisa untuk diperbesar. Inovasi dan kreatifitas serta keandalan para engineer Indonesia juga telah diakui dunia.
"Kuncinya dua itu, yakni pembenahan infrastruktur dan insentif pajak," imbuh Sigit.
(arf/ddn)












































Komentar Terbanyak
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk
Viral Pemotor Maksa Lawan Arah, Nggak Dikasih Lewat Malah Ngamuk!