Industri otomotif memang sempat dibuat kaget setelah Mary Barra menggebrak industri otomotif Amerika Serikat ketika menjadi COO dan CEO perempuan pertama di industri otomotif AS.
Selain Mary Barra di tanah Paman Sam, ada pula Barb Samardzich di benua biru, Eropa. Samardzich merupakan kepala kantor operasi Ford di Eropa yang juga merupakan mantan kepala pengembangan produk dan rekayasa kendaraan global Ford.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemampuan seseorang, lanjutnya, bukan dilihat dari jenis kelaminnya. "Jadi kemampuan perlu menjadi hakim terbaik," lugasnya di Telegraph, Jumat (14/3/2014).
Samardzich pun percaya akan banyak wanita-wanita lain di posisi kunci di sebuah perusahaan otomotif. Untuk itu, dia mendorong para gadis muda untuk lebih menggeluti matematika dan ilmu pengetahuan lain untuk menunjang karir di bidang ini.
Namun, diakuinya, yang menjadi masalah adalah masih terlalu sedikit wanita yang mempertimbangkan untuk mempelajari teknik mesin. Di Inggris dan AS saja diperkirakan hanya 4-5 persen lulusan teknik adalah perempuan. Di bidang rekayasa, hanya da 17 persen perempuan.
(syu/ikh)












































Komentar Terbanyak
Awas Kaget! Segini Pajak BYD Atto 1 Bila Tak Lagi Dapat Insentif
Naik Gila-gilaan! Intip Perbandingan Harga BBM RON 98 di RI Vs Negara ASEAN
Diduga Mirip Produk China Rp 8 Juta, Kok Bisa Motor MBG Tembus Rp 40 Juta?