Jagoan Baru di Top Level Toyota

Jagoan Baru di Top Level Toyota

Syubhan Akib - detikOto
Senin, 27 Jan 2014 22:08 WIB
Jagoan Baru di Top Level Toyota
Jakarta - Setelah puluhan tahun beroperasi di Indonesia, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) akhirnya banyak memiliki petinggi orang Indonesia. Di top management, sudah banyak orang Indonesia.

Perusahaan yang khusus memproduksi mobil Toyota di Indonesia ini dipimpin oleh Masahiro Nonami sebagai Presiden Direktur.

Nah, di bawah Nonami ada 3 vice president director. Bila sebelumnya orang Indonesia hanya menjabat 1 posisi, kini ada 2 orang Indonesia yang menjadi vice president di TMMIN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya ada Johnny Darmawan yang menjabat sebagai vice presiden yang mengurus masalah External Affairs Div dan Human Resources. Kini, Johnny yang juga menjabat sebagai presiden direktur PT Toyota Astra Motor itu tidak lagi sendiri.

Sebab sudah ada Warih Andang Tjahjono yang kini menjabat vice president director dan mengurusi masalah Production and Logostic Control serta Production Engineering.

Jadi, orang jepang di jajaran vice president director di TMMIN praktis hanya tinggal Mamoru Akiyama yang mengurusi masalah Business Mngt, Corporate & External Affairs, Quality Assurance dan Engineering.

"Mudah-mudahan kepercayaan yang diterima dapat kita jaga," kata Warih yang menduduki jabatannya di Januari 2014 ini di Jakarta, Senin (27/1/2014).

Sebelum berada di posisi saat ini, Warih yang merupakan lulusan Universitas Diponogoro tersebut sudah sejak 1989 bergabung di Toyota. Jabatan dia sebelumnya adalah direktur bidang produksi yang memimpin pabrik kedua TMMIN yang memproduksi Etios dan Vios.

Dengan jabatan baru tersebut, Warih juga akan menjadi wakit Toyota di Global Toyota Executive di Toyota Motor Asia Pacific serta Toyota Motor Corp. Warih akan memperjuangkan kapasitas produksi di Indonesia dan memperkuat jaringan suplier lokal untuk memberikan produk berkualitas untuk pasar domestik maupun ekspor.

Target Warih adalah ingin memperbesar persentase penggunaan komponen lokal di mobil-mobil Toyota yang ada di Indonesia dan berharap semua mobil Toyota yang dipasarkan di Indonesia bisa diproduksi di dalam negeri.

"Sekarang sudah 90 persen (mobil Toyota yang dipasarkan di Indonesia yang diproduksi pula di Indonesia). Harapan kita, semua produk yang disampaikan ke konsumen bisa kita buat di lokal (Indonesia)," ujarnya.

"Untuk itu, saya ingin memperkuat kualitas SDM agar bisa membuat mobil lebih bagus lagi," lugasnya.

(syu/ikh)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads