Tampuk kepemimpinan General Motors (GM) akhirnya menemui titik terang. Untuk pertama kalinya di dunia, sebuah produsen mobil besar Amerika dipimpin oleh seorang wanita.
Wanita itu tidak lain adalah Mary Barra. Yang sebelumnya menjabat Senior Vice President of Global Product Development GM. Dia akan menggantikan Daniel Akerson yang mundur dari jabatan CEO General Motors per 15 Januari 2014 mendatang.
"Saya akan mundur dengan kepuasan yang tinggi dengan apa yang kami capai saat ini. Saya sangat optimis dengan apa yang terbentang di depan buat perusahaan kami. Dan kami juga bangga bisa mengembalikan General Motors sebagai penentu standar di industri otomotif global," ujar Akerson di situs GM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di GM, sosok wanita pekerja keras ini ini sudah bekerja selama 33 tahun dan menangani banyak bidang.
Sosok Barra selama ini sudah digadang-gadang sebagai calon bos GM karena ia dianggap memiliki kinerja yang bagus terutama setelah kebangkrutan GM 3 tahun lalu. Ia memiliki gaya yang pendiam tapi memiliki pemikiran yang analitis.
Lebih lanjut, Barra juga memiliki rencana untuk membuat GM jauh lebih menguntungkan di pasar global sehingga mampu menyaingi VW dan Toyota.
Posisi Mary Barra akan digantikan oleh Mark Reuss sebagai executive vice president, Global Product Development, Purchasing and Supply Chain.
Di bawah pengawasan Reuss GM Amerika sukses merilis mobil-mobil seperti Cadillac ATS, Chevrolet Corvette, Impala dan pikap Silverado.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Ribuan Pikap India buat Kopdes Merah Putih Telanjur Masuk Indonesia
Australia 'Lumpuh', Hampir 500 SPBU Kehabisan BBM!
Cuma Menepi Lihat Maps, Preman Tanah Abang Palak Mobil 'Pelat Luar' Rp 300 Ribu