seperti Bucek Depp bahkan memandang petualangan sebagai jalan hidup.
Pria yang memiliki nama asli Al Arthur Muchtar menjelaskan kalau dirinya memang suka bertualang dan menduga hal itu merupakan salah satu warisan yang diturunkan oleh orang tuanya.
"Orang tua gue itu suka banget sama kegiatan outdoor. Nyokap itu instruktur diving, sementara bokap suka olahraga bahari. Jadi sejak kecil suka diajak bertualang. Bokap berlayar, nyokap diving," paparnya di Jakarta, Kamis (17/10/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini berbagai hal dia lakukan. "Gue suka terbang, sudah punya lisensi.
Sepeda juga. Belum lama ini baru saja naik sepeda dari Pelabuhan Ratu
ke Jogja, iseng-iseng," ujarnya.
Berbicara mengenai dunia otomotif, Bucek pun ternyata tidak ketinggalan. Dia mengaku sangat suka bertualang masuk-keluar hutan dan naik-turun gunung dengan motor trail.
"Biasanya pakai KLX250. Itu cuma ganti ban saja sudah cukup. Sebenarnya kalau kita naik motor itu kan bukan masalah motornya apa, tapi bagaimana kita menguasai motor dan menguasai trek. Jadi mau pakai motor apa saja sebenarnya tidak masalah, yang penting kita siap," lanjut pria kelahiran 1973 itu.
"Kalau sudah adventure naik motor, jatuh itu mah biasa. Jatuh malah menyenangkan," katanya.
Bucek pun kini bersiap untuk ikut serta dalam pagelaran Xtrim Sumatera
eXpedition yang digelar di Medan, Sumatera Utara, pada 1-3 November
2013.
Pada ajang ini Bucek siap melintasi jalur dari Lapangan Benteng, Medan, menuju Kabupaten Deliserdang, menikmati alam Sibolangit untuk keesokan harinya kembali ke Lapangan Benteng.
"Sudah siap. Kebetulan ini kan pagelaran ketiga. Pagelaran sebelumnya gue juga ikut," cetus Bucek.
Lalu berapa kali Bucek jatuh dari motor di pagelaran sebelumnya? "Wah kalau itu banyak. Belasan kali. Cuma ya itu tadi, kalau kita sedang adventure jatuh itu biasa. Jatuh itu seperti pelajaran hidup, tiap jatuh kita dapat pelajaran baru," lugasnya.
(syu/ddn)












































Komentar Terbanyak
Agrinas Juga Impor Motor Roda Tiga untuk Kopdes Merah Putih
Pabrik di RI Bisa Produksi 400 Ribu Pick Up, Nggak Perlu Impor untuk Kopdes
Biar Dapet Rp 10 Juta/Bulan, Ojol Harus Ambil Berapa Orderan?