Kini kabar itu datang kembali dan semakin menguatkan kalau perempuan yang sudah bekerja selama 33 tahun ini adalah calon CEO GM berikutnya. Demikian dilansir Businessweek, Rabu (19/6/2013).
Sosok Barra semakin kuat karena ia dianggap memiliki kinerja yang bagus terutama setelah kebangkrutan GM 3 tahun lalu. Ia memiliki gaya yang pendiam tapi memiliki pemikiran yang analitis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak hal yang ingin ia lakukan untuk mengembangkan GM di masa yang akan datang seperti memotong biaya pengembangan dan memproduksi lebih banyak lagi kendaraan.
"Mary Barra mungkin memiliki pekerjaan yang paling sulit dalam industri otomotif global saat ini. Jika ia benar-benar dapat menerobos maka dia layak untuk menjadi CEO GM," ujar analis dari Morgan Stanley Adam Jonas.
(ady/ddn)












































Komentar Terbanyak
Penjelasan Pertamina soal Harga Pertamax Tiba-tiba Naik 10 Juni
Cerita Prabowo Naik Maung: Atap Bocor, Bunyi Gledak-gledak
Jangan Kaget Lihat Harga Pertamax, Sekarang Tembus Rp 16.250/liter