Target itu ingin dicapai Merkel setidaknya sampai akhir dekade ini.
"Anda memiliki seorang kanselir yang mempercayai mobilitas elektrik," ujarnya seperti dilansir Reuters, Rabu (29/5/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bangkrutnya perusahaan baterai itu seakan menambah kisah buram mobil listrik.
Di Jerman sendiri, baru ada 3.000 unit mobil listrik yang terjual tahun lalu. Angka itu tidak ada apa-apanya dibanding penjualan mobil Jerman yang mencapai 3 juta.
Produsen otomotif Jerman berencana untuk mengucurkan dana sekitar 12 miliar euro dalam 3-5 tahun ke depan untuk mobil dengan tenaga alternatif, termasuk mobil listrik.
"Mengendarai mobil listrik bukan lagi sebuah visi, tetapi realitas," ujar Presiden Asosiasi Pabrikan Jerman (VDA) Matthias Wissmann.
Namun, perkembangan mobil listrik di Jerman di satu sisi agak terhambat karena, Menteri Ekonomi Philipp Roesler menolak untuk memberikan subsidi. Pemberian subsidi mobil listrik sudah lumrah di negara maju seperti Amerika, Prancis dan China. Subsidi diberikan agar penjualan mobil listrik kian moncer.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?