PT Michelin Indonesia (PTMI) hari ini memperkenalkan Jean-Charles Simon sebagai Country Director PTMI yang baru. Jean-Charles Simon datang dari Perancis untuk menggantikan Jean-Pierre Kopp yang sudah dua tahun memimpin Michelin di Indonesia.
"Saya senang sekali berinteraksi dengan orang Indonesia. Target saya membuat perusahaan ini establish, kini hal itu sudah terjadi. Saatnya anak muda yang ambil peran," kata Kopp di kawasan Pondok Indah, Jakarta.
Di tangan Kopp, Michelin Indonesia yang dipimpinnya sejak 2010 silam telah mampu melebarkan sayap dari hanya memiliki 2 distributor hingga akhirnya sekarang mempunyai 25 distributor dengan lebih dari 200 toko yang memasarkan ban merek ini.
Lebih lanjut Kopp menuturkan kalau dirinya akan kembali ke Perancis untuk bekerja di markas Michelin. "Saya disana akan membantu untuk pengembangan pasar Asean sebelum pensiun. Sudah saatnya kembali ke keluarga," tambahnya.
Sementara itu, Simon yang menggantikan Kopp akan mulai memegang tampuk kekuasaan pada November 2012 yang sudah dalam hitungan hari. Simon mengakui kalau inilah pertama kalinya dia ke Indonesia.
"Ini pertama kali saya ke Indonesia, pertama ke Asia, pertama makan nasi goreng. Ini semua pertama buat saya," ujarnya.
Namun meski baru pertama kali ke Indonesia, Simon ternyata sudah memiliki banyak rencana untuk mengembangkan merek ban Michelin di nusantara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ekonomi terus berjalan, permintaan ban terus meningkat. Saya ingin memperkuat distribusi Michelin agar ban ini bisa di dapat di seluruh wilayah Indonesia," paparnya.
Untuk memasarkan produknya, Michelin menurut Simon harus lebih berusaha melakukan edukasi pada masyarakat terkait ban radial dan kelebihannya.
"Kita semua harus melakukan edukasi agar masyarakat bisa memilih ban yang benar. Ban yang memenuhi berbagai unsur seperti safety, fuel saving dan durability," tuntasnya.













































Komentar Terbanyak
Nasib! Harga BBM Naik, Mobil Listrik Malah Nggak Gratis Pajak Lagi
Isi Surat Edaran Mendagri, Minta Gubernur Se-Indonesia Bebaskan Pajak EV
Provinsi yang Bakal Kenakan Pajak buat Mobil-Motor Listrik