Wah, Mobil Pangeran Monako Dilelang

Wah, Mobil Pangeran Monako Dilelang

- detikOto
Rabu, 27 Jun 2012 08:41 WIB
Wah, Mobil Pangeran Monako Dilelang
Monako - Bila di kepala kita selalu berpikir kalau seorang pangeran pastilah hanya menggunakan mobil-mobil mahal saja, anggapan itu ternyata tidak sepenuhnya benar. Sebab, penguasa Monako ternyata tidak mengoleksi mobil sport yang mahal, melainkan mobil rakyat biasa seperti Fiat 500 atau VW Beetle.

Reinier III terhitung menghabiskan waktu 30 tahun untuk mengumpulkan koleksinya yang lebih dari 100 mobil untuk dipajang di sebuah museum di Monako. Kini, sang putra Albert II telah memutuskan bahwa 38 mobil 'warisan' itu harus dilelang.

Penguasa Monako ini memang memiliki sejumlah mobil klasik, tapi sebagian besar kendaraannya adalah mobil biasa, begitu pula dengan mobil yang di tawarkan yang kebanyakan adalah mobil 'dunia nyata' yang terjangkau oleh kebanyakan orang di jalan.

Diantara koleksi mobil kerajaan, ada Fiat 500 lansiran 1971 yang diperkirakan dapat terjual seharga 4.800 pounds atau Rp 70,7 jutaan, Volkswagen Beetle 1976 yang dalam kondisi baik diperkirakan dapat terjual 3.200 pounds atau Rp 47 jutaan.

Ada juga otot Amerika dalam bentuk Chevrolet Camaro 1970. Mobil bermesin 4.1 liter ini diharapkan dapat menjual seharga 6.500 pounds atau Rp 95,7 jutaan. Dan ada dua mobil klasik Perancis yang ditawarkan yakni sebuah Citroen CX Reflex D Break bertenaga 75 hp yang diperkirakan akan terjual 8.000 pounds atau Rp 117,8 jutaan dan Citroen CX 2400 Pallas seharga 3.200 pounds atau Rp 47 jutaan.

Ada pula mobil sport seperti Porsche 928 S Coupe yang awalnya dirancang sebagai pengganti 911. Bermesin V8 4,7 liter mobil ini akan menjadi salah satu mobil termahal dipelelangan ini dengan banderol 12.000 pounds atau Rp 176,8 jutaan.

Harga yang sama diperkirakan juga akan didapat dari Mercedes-Benz 500 SEC AMG yang memiliki roda kemudi khusus, spoiler belakang dan suspensi baru.

"Para Pangeran Monaco selalu bergairah bila bicara tentang mobil. Pangeran Pierre memulai Grand Prix pada tahun 1929, dan berkompetisi di dalamnya, dalam sebuah Torpedo," kata Pangeran Albert II seperti detikOto kutip dari Daily Mail.

"Ayahku, Pangeran Rainier, mengambil pembangunan balapan, yang hari ini telah menjadi salah satu peristiwa paling bergengsi di dunia. Dia juga mendukung GP bersejarah, yang didirikan pada 1997 dan telah menikmati kesuksesan besar," tambahnya merujuk pada pagelaran F1.

"Bersama-sama, kami membentuk koleksi pribadi dari mobil klasik yang sangat dekat dengan hati saya. Sekarang saya ingin menambahkan beberapa model baru untuk koleksi," lugasnya.

(syu/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads