Presiden Audi untuk Amerika, Johan de Nysschen secara tiba-tiba mengumumkan mundur dari jabatannya. Pengumuman ini datang setelah Audi mengumumkan hasil penjualan terbaik pada Mei 2012 di pasar mobil Amerika Serikat.
Kabar menyebutkan jika de Nysschen merapat ke Infiniti untuk pengembangan Infiniti di pasar mobil China. Pria berusia 52 tahun itu mulai efektif bertugas sebagai Head of Infiniti China pada 1 Juli 2012 mendatang seperti dilansir freep, Selasa (5/6/2012).
Ini tantangan baru bagi de Nysschen. Pasalnya saat ini Infiniti, sebagai merek premium asal Jepang tengah fokus di kawasan Asia Pasifik. Bulan lalu, Nissan telah relokasi kantor pusat global Infiniti dari Jepang ke Hong Kong, bertujuan untuk menjual sebanyak 100.000 unit pada 2016 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penjualan Audi tahun lalu mencapai 117.000 unit atau naik 16 persen. Hasil pencapaian itu membawa merek Audi bertengger sebagai merek premium dengan penjualan tertinggi di AS.
"Ini telah menjadi sebuah perjalanan yang menakjubkan dan sangat memuaskan, penuh dengan tantangan, gairah yang sangat luar biasa untuk merek Audi, dan orang banyak khususnya," kata de Nysschen dilansir Automotive News.
Ia pun sempat mengutarakan jika Audi sebagai merek mobil yang sangat luar biasa di kancah otomotif dunia. "Ini adalah perusahaan yang luar biasa," papar de Nysschen.
Semasa menjabatan sebagai bos Audi Amerika, de Nysschen tak luput dari sikap kontroversial. Ia pernah mengutarakan jika pembeli mobil listrik khususnya Chevrolet Volt hanyalah orang-orang idiot. Pernyataan ia pun langsung ditanggapi dingin oleh GM.
(ikh/ddn)











































Komentar Terbanyak
Pertalite Mau Dibatasi, Bahlil: yang Kaya Jangan Ambil Hak Rakyat
Viral Ribut-ribut Perkara Parkir: Istri Turun buat Nge-tag Tempat, Emang Boleh?
Trik Tutupi Pelat Nomor Demi Hindari ETLE Nggak Bakal Mempan