"Dulu pernah coba belajar bawa mobil (Toyota) Crown Royal Saloon. Nabrak terus-terusan. Jadi sampai sekarang malas bawa mobil. Kalau nyetir sendiri pasti nabrak," ujar Wamen ESDM Widjajono Partowidagdo kepada detikOto.
Karenanya saat ini ia lebih memilih duduk menjadi penumpang ketimbang bawa mobil tapi mencelakakan orang. Dan jika disuruh memilih membawa mobil sendiri atau naik angkutan umum, Widjajono malah lebih suka naik kendaraan umum dari rumah ke kantornya di daerah Thamrin, Jakarta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika sedang berdinas ke luar kota atau di dalam kota, Pak Wid, panggilan akrabnya ternyata doyan tidur di dalam mobil dinasnya ketika disopiri. Pak Wid pun ternyata menikmati hal itu sampai sekarang.
"Enaknya lagi, saya kalau di mobil pakai sopir selalu tidur. Enaknya gitu. Saya bisa tidur, mau ngebut apapun pasti saya tidur," tutup Guru Besar Fakultas Teknik ITB ini.
(ddn/ddn)












































Komentar Terbanyak
Menlu Sugiono Ungkap Alasan Presiden Prabowo Bawa Maung di KTT ASEAN Filipina
Wacana KDM Hapus Pajak Kendaraan-Diganti Jalan Berbayar: Biar Adil
Kapan Potongan Ojol 8% Mulai Berlaku?