Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM) Johnny Darmawan yang selalu menemani Toyoda ketika berkunjung di Indonesia.
"Dia surprise, jalanan sudah tidak bolong-bolong lagi. Dulu Indonesia yang ditakuti adalah jalanannya. Makanya kita buat mobil yang kuat seperti Kijang. Sekarang kalau dia melihat kondisi jalan yang makin bagus, dia yakin Indonesia bisa menerima mobil yang juga lebih bagus lagi," ungkapnya di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Selasa (13/9/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kijang generasi pertama yang lahir di Indonesia tahun 1977. Cita-citanya ingin menciptakan mobil yang sesuai dengan iklim Indonesia. Kijang itu diambil dari nama binatang yang kuat, lembut dan pandai," timpal Toyoda.
"Kami ingin membuat mobil yang sesuai di Indonesia, membuat mobil kami enak dipakai," tambahnya.
"Untuk selanjutnya, kami ingin memberi mobil yang melebihi harapan pelanggan Indonesia dan dunia dengan mitra yang kami miliki, kami siap mewujudkannya," ujar Toyoda.
Lebih lanjut Toyoda mengungkapkan kalau lahirnya Kijang puluhan tahun lalu telah memberi banyak pelajaran pada Toyota untuk memasuki pasar negara berkembang. Hal itu dibuktikan dengan lahirnya generasi Innova yang merupakan keturunan asli Kijang dan telah diproduksi dan dipasarkan di banyak negara di dunia.
"Dulu ketika saya masih menjadi chief executive di Toyota, saya ikut membuat Innova yang didasarkan pada IMV yang dibuat dengan melihat kondisi Asia. Saya punya kenangan kuat dengan model ini," curhat Toyoda.
"Sekarang Innova bukan hanya terkenal di Indonesia, tapi Asia dan Timur Tengah. Karena itu kami bangga Innova telah jadi bagian hidup Indonesia," imbuhnya.
"Produk-produk ini (Kijang dan Innova) menjadi bukti kalau Toyota mementingkan pasar Indonesia. 2 unit ini juga bisa menjadi pemain utama. Terima kasih kepada Kijang yang memberi pelajaran pada kami tentang pasar Indonesia," pungkasnya.
Di Indonesia Toyoda melakukan lawatan dengan bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Wapres Boediono pada hari ini.
(syu/ddn)













































Komentar Terbanyak
Mobil Listrik China Murah-murah, Kok Suzuki Pede Jual e Vitara Rp 755 Juta?
Heboh Pajak Mobil-motor di Jateng Tiba-tiba Naik Drastis, Begini Penjelasannya
Bikin Pajak Mobil-motor di Jateng Mahal, Segini Tarif Opsen PKB