Rabu, 20 Des 2017 08:37 WIB

Ototest

Moge 'Si Pemberontak' yang Bersahabat untuk Kalangan Urban

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Foto: Rangga Rahadiansyah Foto: Rangga Rahadiansyah
Jakarta - Honda kini memiliki jagoan motor cruiser dengan mesin 500 cc, namanya Honda CMX500 Rebel. Motor 'pemberontak' ini mengusung gaya bobber, siap menantang moge seperti Harley-Davidson.

Honda CMX500 Rebel ini disebut sebagai urban cruiser. Apakah moge 500 cc ini cocok digunakan di perkotaan? detikOto mendapat kesempatan untuk mencoba langsung Honda CMX500 Rebel di jalanan Jakarta secara singkat

Pertama bertemu dengan motor ini, detikOto memandangi desain Honda CMX500 Rebel. Motor ini mencerminkan desain khas moge bergaya bobber, ala-ala motor custom. Honda CMX500 Rebel hadir dengan tiga pilihan warna, yakni Millenium Red, Mat Armored Silver Metallic, dan Graphite Black

Kesan klasik sangat kental menempel di Honda CMX500 Rebel jika dilihat dari bagian depan hingga belakang. Dari bagian depan, motor ini menggunakan lampu depan bohlam berdesain bulat, makin keren kalau ditambah dengan aksesori headlight mask.

Begitu juga di bagian belakang dengan lampu belakang kotak ala motor retro. Tapi, ada sentuhan modern di motor ini, terutama di bagian instrument cluster dengan layar LCD negatif dan latar berwarna biru.

Moge 'Si Pemberontak' yang Bersahabat untuk Kalangan UrbanFoto: M Luthfi Andika


Instrument cluster itu menyediakan beberapa informasi, seperti indikator bahan bakar, spidometer, odometer, trip A, trip B, dan jam. Tidak ada indikator takometer yang menunjukkan putaran mesin. Juga tidak ada indikator posisi gigi, hanya ada posisi netral.

Moge 'Si Pemberontak' yang Bersahabat untuk Kalangan UrbanFoto: M Luthfi Andika


Posisi duduknya rendah dengan ketinggian jok ke tanah 690 mm. Dengan posisi duduk yang rendah ini, kaki dengan mantap menapak ke aspal sehingga lebih pede untuk membawa moge bermesin 500 cc yang berat kosongnya mencapai 190 kg ini.

Moge 'Si Pemberontak' yang Bersahabat untuk Kalangan UrbanFoto: M Luthfi Andika


Posisi setang yang lebar membuat berkendara menggunakan Honda CMX500 Rebel lebih nyaman dengan posisi duduk yang tegak. Posisi kaki menekuk membentuk sudut 90 derajat. Jadi, kaki tidak selonjoran. Ada plus-minusnya posisi kaki seperti ini, plusnya pengendara akan lebih sigap, tapi minusnya kaki jadi cepat lelah kalau perjalanan jauh.

Jok penumpang ada di bagian spatbor belakang. Jok penumpang itu juga bisa dilepas.

Honda CMX500 Rebel memiliki kunci kontak yang unik. Bagian kunci setang dan kunci kontak ada di tempat terpisah, bukan di sekitar instrument cluster seperti motor lainnya.

Untuk mengunci setang, lubang kunci ada di sebelah kanan tangki, sementara untuk menyalakan motor, lubang kuncinya ada di sebelah kiri dengan menggunakan anak kunci yang sama. Kurang praktis memang, sebab pengendara harus mencabut anak kunci dan memindahkan ke kanan lainnya untuk mengunci setang atau ke sebelah kiri untuk menyalakan motor.

Moge 'Si Pemberontak' yang Bersahabat untuk Kalangan UrbanFoto: M Luthfi Andika


Saatnya menjajal si pemberontak Honda CMX500 Rebel di jalanan perkotaan. Honda CMX500 Rebel dari PT Wahana Makmur Sejati--diler utama Honda se-Jakarta-Tangerang--ini sudah diganti knalpotnya. Suaranya jadi tambah garang.

Honda CMX500 Rebel menggendong mesin dua silinder segaris DOHC berpendingin cairan dengan transmisi enam percepatan. Basis mesinnya sama dengan CBR500R atau seri CB500. Namun, torsinya lebih terasa di putaran bawah.

Moge 'Si Pemberontak' yang Bersahabat untuk Kalangan UrbanFoto: Rangga Rahadiansyah


Mesin 500 cc yang digendong CMX500 Rebel ini mampu menyemburkan tenaga maksimal hingga 35,2 kW pada 8.500 rpm dengan torsi maksimal 45,8 Nm pada 5.500 rpm. Tarikan mesinnya cukup enak untuk jalanan perkotaan seperti di Jakarta.

Di kemacetan Jakarta, detikOto cuma main gas tipis, mesinnya masih terbilang halus. Kalau mau mencoba ngebut, tinggal tarik gas dan motor langsung melesat dengan cepat. Tarikannya enak banget, Bro!

Honda CMX500 Rebel terbilang bersahabat untuk digunakan di perkotaan seperti Jakarta, juga ketika dipakai di hari kerja yang padat akan kendaraan. Untuk selap-selip di antara mobil-mobil di kemacetan Jakarta masih muat saja, padahal setangnya terbilang lebar. Tapi, untuk selap-selip kiri-kanan ketika macet, agak sulit karena radius putarnya cukup lebar seperti motor-motor gede pada umumnya.

Hal lain yang membuat Honda CMX500 Rebel bersahabat untuk perkotaan adalah suhu mesinnya yang terjaga. Suhu mesin tidak terlalu membuat pengendara kepanasan, apalagi ketika digunakan di Jakarta yang suhu udaranya sudah panas. (rgr/ddn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikoto.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed