Kesan Pertama 'Si Ayam Jago' Honda

Ototes

Kesan Pertama 'Si Ayam Jago' Honda

Rangga Rahadiansyah - detikOto
Jumat, 07 Agu 2015 16:23 WIB
Kesan Pertama Si Ayam Jago Honda
Jakarta - Honda beberapa hari lalu merilis si ayam jago Honda Sonic 150R. detikOto pun langsung diberikan kesempatan oleh Honda untuk menjajal motor ayam jagonya.

Dalam pengujian Sonic 150R, PT Astra Honda Motor (AHM) menyediakan beberapa cone untuk menguji handling motor ini. Tampaknya, titik utama pengujian yang disediakan AHM ini adalah untuk mengetahui keandalan handling dari Sonic 150R.

Maklum, dengan bodinya yang ramping dan mesin 150cc yang beringas, motor ini diklaim memiliki performa maksimal dan mampu bermanuver dengan baik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mau tahu lebih jelas bagaimana detikOto merasakan Sonic 150R ini? Simak ulasannya yuk.



1. Desain

Dengan segmentasinya yang menyasar anak muda, motor ini memiliki desain yang stylish. Meski begitu, desain tajam tetap hadir pada Sonic 150R.

Desain yang ramping dan speedy, serta dimensi kompak diklaim mampu bergerak lincah di setiap kondisi jalan. Honda menganggap bahwa motor ini cocok untuk jiwa bebas.

Dilihat dari bagian depan, si 'ayam jago' milik Honda ini memiliki lampu depan LED dengan sorotan yang tajam. Lampu tersebut juga memberikan pencahayaan yang lebih terang, tampil futuristik, tahan lama serta hemat energi.

Beralih ke bagian tengah, Sonic 150R menamilkan desain body cover bagian depan yang tajam dan stylish. Hal itu ditambah lagi dengan sayap samping plug 'n play.

Pijakan kaki penumpangnya juga dibuat sporty dan stylish. Hadir juga undercowl yang menambah kesan sporty dan fungsional. Sementara lampu belakangnya juga dibuat berkarakter tajam dan stylish.

Sonic 150R dirtawarkan dengan empat pilihan warna yaitu Energetic Red, Active White, Neo Magenta dan Spartan Black.

Panelmeter full digital yang futuristik terintegrasi dengan informasi yang lengkap mulai dari kecepatan, putaran mesin (rpm) hingga posisi transmisi.

Peleknya juga dibuat lebih bergaya. Dikatakan, pelek Sonic 150R ini terinsipirasi dari motor gede (moge) Honda. Pelek tersebut dibalut dengan ban tubeless sehingga grip handling lebih maksimal.

2. Posisi Riding dan Kenyamanan

Sebagai gambaran, Sonic 150R memiliki dimensi panjang 1.941 mm, lebar 669 mm dan tinggi 977 mm. Jarak sumbu rodanya sebesar 1.275mm dan jarak terendah ke tanah 140mm dengan tinggi tempat duduk 762mm.

Posisi riding yang dirasakan detikOto dengan tinggi badan 180cm tidak terlalu tegak. Tampaknya, untuk penggunaan jarak jauh agak melelahkan menggunakan motor ini. Maklum, Honda mendesain motor ini untuk penggunaan jarak dekat dan menengah.

Untuk diketahui, Sonic 150R menggunakan suspensi depan berupa teleskopik dan suspensi belakang berupa lengan ayun dengan suspensi tunggal. Sayangnya, lagi-lagi detikOto belum bisa menilai soal kenyamanan suspensi tersebut karena tidak adanya medan bergelombang yang disediakan untuk pengujian.

3. Performa Mesin dan Handling

New Honda Sonic 150R mengusung mesin yang sama dengan All New Honda CB150R StreetFire. Asrtinya, mesin 4 langkah, DOHC-4 katup berkapasitas 149,16cc dengan pendingin cairan tersemat pada motor ayam jago Honda ini.

Berbeda dengan CB150R, mesin pada Sonic 150R bisa memiliki tenaga maksimum hingga 16.0 PS pada 9.000 rpm dengan torsi 13,5 Nm pada 6.500 rpm. Tenaga dan torsi tersebut disalurkan melalui transmisi manual 6 percepatan dengan kopling multiplate wet clutch Coil Spring.

Dengan bodinya yang ringan, Sonic 150R juga mampu menghasilkan akselerasi yang cukup dahsyat. detikOto bisa memacu kecepatan hingga kira-kira 70 km/jam dalam jarak sekitar 200 meter dari posisi diam.

Tenaga dan torsi yang disalurkan dari mesin 150cc itu cukup responsif. Hal itu didukung lagi dengan pengereman maksimal di roda depan dan belakangnya. Sebagai gambaran, motor ini memiliki rem depan dan belakang berupa cakram hidrolik.

Perpindahan transmisinya juga tidak terlalu menghentak. Begitu juga saat melakukan engine break.

Tapi soal handling, karena motor ini menggunakan setang model jepit, detikOto dengan tinggi badan 180 cm dan menggunakan protektor di bagian lutut agak kesulitan membelokkan motor ini. Jadi, untuk membelokkannya, setang motor ini sering menyentuh lutut detikOto yang menggunakan protektor.

4. Kesimpulan

Dari segi tampilan, motor 'ayam jago' dari Honda ini sudah menampilkan kesan yang stylish, cocok untuk jiwa muda. Sorotan tajam dari lampu depan LED memberikan kesan yang tajam dan tetap bergaya anak muda.

Dari posisi riding, detikOto dengan tinggi badan 180 cm masih agak membungkuk. Tampaknya untuk penggunaan jarak jauh motor ini agak melelahkan. Wajar, Honda tidak mendesain motor ini untuk penggunaan jarak jauh.

Lagi-lagi karena tinggi badan detikOto yang tidak cocok dengan Sonic 150R, untuk memutar setang juga masih agak mentok ke lutut yang menggunakan protektor.

Halaman 2 dari 5
(rgr/ddn)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads