Nah, Selasa 20 Mei 2014 kemarin, selain meluncurkan motor ini, PT Minerva Motor Indonesia (MMI) mempersilakan awak media menjajal motor sport mesin 150 cc 1 silinder itu. Penasaran, helm dan jaket langsung dipakai.
Langsung saja ngebut! Brummβ¦
|
|
Desain Bodi
|
|
Memang ukurannya agak gambot tapi jujur desainnya lumayan gagah. Guratan-guratan pada bodi sangat pas dan terbilang sempurna.
Tapi sayang, cover tangkinya masih terbuat plastik dan bukan pelat seperti motor sport pada umumnya. Kendati demikian bagian depan dan belakang dibungkus dengan sempurna. Bagian depan gambot namun mengecil ke belakang. Jadi desain belakang agak ramping.
Minerva RX-150 sudah menggunakan lampu proyektor dan LED. Dan melongok ke speedometer tersemat digital speedometer yang menambah kesan mewah.
Desain Bodi
|
|
Memang ukurannya agak gambot tapi jujur desainnya lumayan gagah. Guratan-guratan pada bodi sangat pas dan terbilang sempurna.
Tapi sayang, cover tangkinya masih terbuat plastik dan bukan pelat seperti motor sport pada umumnya. Kendati demikian bagian depan dan belakang dibungkus dengan sempurna. Bagian depan gambot namun mengecil ke belakang. Jadi desain belakang agak ramping.
Minerva RX-150 sudah menggunakan lampu proyektor dan LED. Dan melongok ke speedometer tersemat digital speedometer yang menambah kesan mewah.
2. Posisi Duduk dan Desain Setang
|
|
Dengan tinggi pengendara yang mencapai 167 cm, saat duduk di jok tak perlu repot jinjit. Plek dan kedua kaki pun menyentuh aspal. Posisi duduk masih tergolong nyaman. Dan untuk kaki juga tidak terlalu membuka lebar.
Sedangkan setangnya lurus dan ujungnya menurun. Desain itu tentu saja menentukan riding position pengendaranya. Impresi awal nyaman karena badan tidak terlalu membungkuk.
2. Posisi Duduk dan Desain Setang
|
|
Dengan tinggi pengendara yang mencapai 167 cm, saat duduk di jok tak perlu repot jinjit. Plek dan kedua kaki pun menyentuh aspal. Posisi duduk masih tergolong nyaman. Dan untuk kaki juga tidak terlalu membuka lebar.
Sedangkan setangnya lurus dan ujungnya menurun. Desain itu tentu saja menentukan riding position pengendaranya. Impresi awal nyaman karena badan tidak terlalu membungkuk.
3. Performa Mesin
|
|
Trek uji coba terbilang pendek, cuma sekitar 150 meter. Jadi tidak bisa benar-benar mengupas performa mesinnya. Nah, saat gas dibetot, mesin bertenaga 14,8 dk mulai menyentak, dan terasa sekali perputaran roda belakang. Tapi jika melihat karakter tenaga mesin motor sport ini tidak terlalu besar.
Kendati demikian perpindahan gigi 1,2 dan 3 cukup halus. Sayang tidak bisa menguji kemampuan mesinnya hingga kecepatan maksimal karena keterbatasan trek uji coba. Tapi soal kenyamanan untuk harian seperti ya motor ini lumayan oke.
Soalnya jok cukup empuk. Tapi agak pikir-pikir kalau mau bawa boncenger. Soalnya bagian belakang lancip dan sedikit menggunakan busa sehingga kurang nyaman untuk boncenger.
Spesifikasi mesin
Mesin: 149,8 cc SOHC 2 Valve 1 Silinder liquid cooled
Tenaga: 14,8 dk/10.000 rpm
Torsi: 11,1 Nm/8.500 rpm
Bore & Stroke: 57,3 x 57,8 mm
Rasio kompresi: 10,7 : 1
Starting system: Electric starter
Kapasitas tangki: 14,2 liter
Sistem pengabutan: Karburator (CDI)
Kopling: Wet Multiple
Transmisi: 5 percepatan
3. Performa Mesin
|
|
Trek uji coba terbilang pendek, cuma sekitar 150 meter. Jadi tidak bisa benar-benar mengupas performa mesinnya. Nah, saat gas dibetot, mesin bertenaga 14,8 dk mulai menyentak, dan terasa sekali perputaran roda belakang. Tapi jika melihat karakter tenaga mesin motor sport ini tidak terlalu besar.
Kendati demikian perpindahan gigi 1,2 dan 3 cukup halus. Sayang tidak bisa menguji kemampuan mesinnya hingga kecepatan maksimal karena keterbatasan trek uji coba. Tapi soal kenyamanan untuk harian seperti ya motor ini lumayan oke.
Soalnya jok cukup empuk. Tapi agak pikir-pikir kalau mau bawa boncenger. Soalnya bagian belakang lancip dan sedikit menggunakan busa sehingga kurang nyaman untuk boncenger.
Spesifikasi mesin
Mesin: 149,8 cc SOHC 2 Valve 1 Silinder liquid cooled
Tenaga: 14,8 dk/10.000 rpm
Torsi: 11,1 Nm/8.500 rpm
Bore & Stroke: 57,3 x 57,8 mm
Rasio kompresi: 10,7 : 1
Starting system: Electric starter
Kapasitas tangki: 14,2 liter
Sistem pengabutan: Karburator (CDI)
Kopling: Wet Multiple
Transmisi: 5 percepatan
4. Suspensi
|
|
4. Suspensi
|
|
5. Kesimpulan
|
|
Poin Plus
Motor ini cukup kompetitif dari segi harga. Sementara konsumsi BBM-nya juga menarik untuk disimak. Sebab Minerva RX-150 butuh 1 liter untuk menjangkau jarak 38 km dengan sistem asupan bahan bakar minyak tipe karburator.
Poin Minus
Tak lupa ketika mengomentari performa mesin yang kurang memberikan kesan wah. Butuh perhatian khusus untuk sektor ini.
5. Kesimpulan
|
|
Poin Plus
Motor ini cukup kompetitif dari segi harga. Sementara konsumsi BBM-nya juga menarik untuk disimak. Sebab Minerva RX-150 butuh 1 liter untuk menjangkau jarak 38 km dengan sistem asupan bahan bakar minyak tipe karburator.
Poin Minus
Tak lupa ketika mengomentari performa mesin yang kurang memberikan kesan wah. Butuh perhatian khusus untuk sektor ini.
Halaman 2 dari 12











































Komentar Terbanyak
Segini Hematnya Pakai Motor Listrik, Bisa Nabung Belasan Juta Rupiah!
Viral Sopir Alphard Tak Terima Ditegur Satpam usai Terobos Lampu Merah
Pemprov 'Kehilangan' Rp 2 Triliun, Pajak Mobil Listrik Rp 0 Perlu Ditinjau