Melahap Sentul yang Basah dengan Yamaha Xeon

Melahap Sentul yang Basah dengan Yamaha Xeon

- detikOto
Kamis, 10 Jan 2013 07:18 WIB
Melahap Sentul yang Basah dengan Yamaha Xeon
Foto: Aditya-detikOto
Jakarta -

Desain

Yamaha Xeon
Matik injeksi ketiga Yamaha ini memiliki desain bodi yang sporti dan agresif. Terinspirasi pesawat tempur F117-Nighthawk yang tampak jelas pada cover desainnya yang aerodinamik serta lampu belakang dengan konsep After Burner Jet Tail Lamp dan sudah mengusung sistem lampu Automatic Headlight On (AHO).

Selain itu, Xeon RC ini memiliki bobot yang lebih ringan dan ramping dibandingkan kompetitornya.

Detail desain Xeon RC ini sangat mengagumkan dengan pelek berwarna merah dan empat varian warna lainnya yakni biru, ungu, hitam dan putih memiliki wheel pin stripe dan shock breaker belakang berwarna merah yang semakin memperkuat kesan sporti.

Jok dan kombinasi warna bodi Xeon RC menggunakan 2 warna sehingga tampak lebih sporti dan berkelas. Kesan yang sama juga diberikan untuk cover knalpotnya yang berwarna titanium. 5 warna Xeon RC punya nama seperti Cictorious Red (merah-putih), Regal Purple (ungu-putih), Dazzling Black (hitam-kuning), Cosmic White (putih-orange), dan Thunder Bolt Blue (biru-putih).

Knalpot Xeon RC sendiri diadopsi dari motor Yamaha T-Max yang berkesan powerful dan eksklusif. Bagasinya memberikan kenyamanan berkendara dengan half face helm in. Key shutter 3 fungsi untuk menyalakan motor, pengamanan gandan dan pembuka bagasi.

2. Posisi duduk yang nyaman

Yamaha Xeon
Karena tidak ingin menunggu lama cuaca hujan yang begitu besar juga akhirnya tidak diindahkan oleh awak media otomotif nasional.

10 orang awak media termasuk detikOto yang masuk di kelompok ketiga ini langsung menuju motor yang sudah terparkir di depan tenda.

Dengan tanpa menggunakan jas hujan detikOto akhirnya duduk juga diatas Xeon RC.

Beruntung postur pengendara detikOto sangat pas dengan tinggi motor yang setinggi 760 mm.

Bahkan dengan tinggi 175 cm kaki pun langsung menginjak aspal tanpa ada kendala sedikitpun.

Posisi duduk ternyaman sudah didapat detikOto.

Mata pun langsung tertuju ke kunci kontak yang sudah integrated key shutter yang sekaligus berfungsi sebagai pengaman ganda dan pembuka bagasi. Kunci pun sudah digeser ke posisi on dan mesin pun menyala. Bruummm.

Performa mesin 125 cc

Yamaha Xeon
Ketika kunci kontak digeser ke posisi on dan elektrik starter mulai dinyalakan terdengar halus suara mesin dari pusat mesin.

Suara mesin pertama kali nyala tidak berisik seperti motor skutik Yamaha lainnya.

Panitia pun mulai menyuruh 10 awak media di gelombang ketiga untuk segera menuju garis start.

Sebelum menuju ke garis start awak media disuguhkan dengan kondisi jalan yang beragam yakni jalan bebatuan dan terdapat beberapa cones untuk jalan zig-zag.

Mesin 125 cc yang menempel di Xeon RC ini memang sengaja diaplikasikan Yamaha dengan mengusung teknologi balap DiASil Cylinder dan Forged Piston.

Dengan penyempurnaan teknologi mesin 125 cc berpendingin cairan dan penambahan YMJET-FI semakin memperkuat tenaganya.

Kini Xeon RC ini tenaganya mampu mencapai 11,4 PS dan torsi maksimumnya meningkat menjadi 10,4 Nm. Sesuai dengan tagline "Keren, Cepat , Canggih" akselerasi Xeon RC juga sangat agresif. Terbukti.

Saat detikOto melewati trek yang lurus di Sirkuit Sentul Karting Bogor, Jawa Barat.

Meski trek lurusnya hanya 100 meter dan kondisi jalan yang basah dan licin tapi akselerasi dari mesin 125 cc di Xeon RC ini cukup terbukti.

Awak media hanya diberi kesempatan 3 lap saja. Tapi 3 lap sudah cukup untuk mengetahui performa mesin 125 cc.
Untuk mesin terbilang oke, tarikan bawah maupun tarikan atasnya juga sangat agresif.

Handling

Yamaha Xeon
Trek yang disuguhkan Yamaha memang sengaja dibuat beragam, ada jalan bebatuan yang dikombinasikan dengan polisi tidur buatan serta beberapa cones yang diletakkan sebelum masuk ke garis start.

Trek di sirkuit juga beragam, jalanan lurus 100 meter dan berkelok-kelok. Nah di jalanan yang berkelok-kelok inilah waktunya detikOto menjajal handling Xeon RC.

Dengan dibekali rangka underbone, ban depan berukuran 70/90-14M/C 34P dan ban belakang berukuran 90/80-14M/C 49P menjadikan handling Xeon RC ini cukup nyaman dan lincah.

Postur pengendara detikOto cukup mendukung untuk menjajal handling.

Meski tidak terlalu detil menjajal handling karena kondisi jalan yang basah dan licin tapi setidaknya detikOto masih merasakan handling yang nyaman dan lincah saat Xeon RC diajak meliuk-liuk.

Kondisi jalan yang basah dan licin ini juga sempat membuat salah satu awak media otomotif nasional terjatuh saat melewati beberapa tikungan di sirkuit sentul karting. Beruntung awak media itu tidak mengalami luka yang serius dan masih bisa melanjutkan test ride hingga 3 lap.

Suspensi

Yamaha Xeon
Urusan suspensi Yamaha memang tidak pernah main-main. Semua motor Yamaha memiliki suspensi yang nyaman.

Untuk Xeon RC ini suspensi depan menggunakan teleskopik, suspensi belakang menggunakan unit swing, suspensi tunggal.

Pengujian suspensi ini terasa pada saat detikOto menemui jalan yang bebatuan dan berpolisi tidur.

Perpaduan suspensi teleskopik dan suspensi tunggal begitu terasa dan redaman suspensinya cukup lembut dan tidak terlalu mengayun.

Perpaduan suspensi yang ciamik ini juga didukung dengan dimensi yang mendukung.

Xeon RC ini memiliki dimensi panjang 1.855 mm, lebar 700 mm dan tinggi 1.070 mm.

Jarak sumbu rodanya 1.265 mm dan berat isi sebesar 101 kg. Dengan demikian bobot pengendara detikOto yang mencapai 70 kg dikombinasikan dengan suspensi, dan dimensi itu menghasilkan kenyamanan suspensi yang luar biasa.

Sistem pengereman

Yamaha Xeon
Sistem pengereman Xeon RC ini juga cukup baik. Untuk rem depan menggunakan cakram sedangkan rem belakangnya masih menggunakan tromol.

Tidak hanya itu, pengeremannya juga sudah mengaplikasikan Smart Lock System yang praktis digunakan serta aman saat mengerem di jalan menanjak ataupun menurun.

Kesimpulan

Yamaha Xeon

Saatnya memberikan kesimpulan untuk motor anyar di 2013 ini.

Poin plus

  • Performa mesin yang handal. Tarikan bawah dan atasnya sangat agresif.
  • Tetap stabil saat diajak bermanuver di tikungan yang ekstrem dengan kecepatan tinggi.
  • Desainnya lebih sporti dan aerodinamis.


Poin minus

  • Ukuran ban masih kecil sehingga terkadang masih ada gejala limbung disaat merebah ditikungan saat hujan karena tapak ban yang kecil.
  • Kunci kontak yang terkadang masih sudah untuk digeser dari posisi off ke on. Hal ini yang dialami detikOto saat ingin mulai menyalakan mesin Xeon RC. Kunci dari posisi off ke on terasa keras.
Halaman 2 dari 8
(ady/ddn)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads