Toyota pun mengajak detikOto untuk merasakan pengalaman singkat berada dibalik kemudi New Agya. Mobil yang disediakan pun hanya ada 5 mobil, bertransmisi manual dan otomatis tipe G 1.2 L dan 1 unit TRD.
Karena ini bukan merupakan tes drive dan hanya berupa first drive, maka rute yang dipilih cukup dekat yakni di sekitaran Ancol. Berikut rangkuman kencan singkat detikOto dengan kembaran Daihatsu Ayla tersebut.
1. Eksterior
|
Foto: Dina Rayanti
|
Spoiler belakan juga tampak lebih tipis dan memanjang dari model sebelumnya. Bemper belakang juga terkesan lebih sporty.
Desain pelek baru lebih stylish untuk kedua versi baik 1.2 G dan 1.2 TRD S.
Eksterior Agya ini mengadopsi dari gerakan orang membungkuk atau gerakan menukik seseorang. Gerakan tersebut menggambarkan kelincahan meski dalam posisi diam sekalipun.
"Gerakan menukik itu menggambarkan suatu kelincahan, jadinya dia itu pengin mobil mungil itu terlihat lincah, walaupun diam itu terlihat ada movement lah ada pergerakan gitu diterapkan di otomotif," ungkap Officer Styling Design Section C&A Planning and Design Development Division TAM, Prana Jiwandhana.
2. Interior
|
Foto: Dina Rayanti
|
Door trim juga tampil lebih menarik dibandingkan dengan desain datar pada generasi sebelumnya. Sistem hiburan audio juga diperbaharui dengan desain dan fitur yang lebih canggih antara lain Bluetooth Call pada versi 1.2 L. Namun berbeda dengan kembarannya, sistem audio di Agya belum mengusung fitur layar sentuh. Masih dengan manual yaitu ditekan dan diputar misalnya.
Hal itu kata Product Knowledge TAM, Tomy Hermansyah karena konsumen di segmen Agya cukup dengan Bluetooth tak perlu dengan layar sentuh.
"Jadi dia tuh sebenernya kalau disini tuh masih fungsional kalau buat audio jadi yang penting tuh radio masih oke, tambahin Bluetooth, aux udah oke daripada touchscreen. Kalau touch screen di Yaris misalnya itu kan ada navigasi, mirroring itu baru kepake, tapi kan speknya terlalu tinggi," jelas Tomy.
Desain meter Cluster juga baru semakin menarik. Di kemudi setir juga terdapat steering switch pada varian 1.2 L.
3. Mesin dan Performa
|
Foto: Dina Rayanti
|
Setir cukup enteng untuk dikendarai di jalanan perkotaan terlebih versi manualnya. Kedua mesinnya cukup responsif saat digeber.
Memang mesin tersebut masing-masing mampu menghasilkan tenaga maksimum 67 PS pada rpm 6.000 dan torsi 89 Nm pada rpm 4.400. Sementara mesin 1.2 L mampu menghasilkan tenaga 88 PS di rpm 6.000 dan juga torsi maksimum 108 Nm di rpm 4.200.
4. Fitur Keamanan
|
Foto: Dina Rayanti
|
Ada beberapa fitur keselamatan lain yang diesematkan, yaitu Dual SRS Airbag, 3-point seatbelt, head rest untuk seluruh penumpang, driver seatbelt warning sign, Isofix, dan Power door lock di semua tipe.
Sementara fitur ABS hanya ada pada varian 1.2 TRD S. Alarm with immobilizer dan wireless door lock terdapat di semua varian kecuali 1.0 L tipe E.
"Safety juga udah jadi pertimbangan mereka (konsumen Agya) jadi mobil ini true five seater jadi nggak two point seatbelt nih, udah ABS, immobilizer diminta karena banyak mobil hilang jadi maling nggak bisa langsung harus matching lebih aman dengan immobilizer jadi safety Agya benar-benar diperhatiin," ungkap Tomy.












































Komentar Terbanyak
Habis Ngamuk Ditegur Jangan Ngerokok, Pemotor PCX Kini Minta Diampuni
Viral Lexus Berpelat RI 25 Potong Antrean di Gerbang Tol
Kursi Depan JakLingko untuk Prioritas, Tak Semua Orang Boleh Duduk