Sebelumnya, bulan Juli 2016 lalu detikOto sempat mencoba crossover ini. Tapi waktu itu pengujian dilakukan di Thailand, Laos dan Vietnam. Kali ini pengetesan dilakukan di jalanan Indonesia.
"Ini merupakan kesempatan pertama kali test drive Mazda CX-3 ini, karena kita baru mulai April ini. Mobil-mobil ini masih fresh, jadi silakan dicoba saja," kata Sales, Marketing & Public Relation Director Eurokars Motor Indonesia, Ricky Thio di Jakarta, Kamis (20/4/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Rangga Rahadiansyah |
Di bawah distributor resmi Mazda yang baru yaitu PT Eurokars Motor Indonesia,Mazda CX-3 ditawarkan dalam dua varian yaitu TOURING dan GRAND TOURING (GT). Varian GT merupakan varian tertinggi dengan fitur yang lebih lengkap.
Varian GT telah dilengkapi dengan fitur keselamatan yaitu i-ACTIVSENSE yang didalamnya tercakup fitur keselamatan ALH (Adaptive LED Headlamps), BSM (Blind Spot Monitoring) + RCTA (Rear Cross Traffic Alert), LDWS (Lane Departure Warning System), SCBS-Forward (Smart City Brake Support-Forward) dan DAA (Driver Attention Alert).
Salah satu fitur andalan Mazda CX-3 adalah G-Vectoring Control (GVC). Menurut Product Planning Sales Department Eurokars Motor Indonesia, Bonar Pakpahan, GVC merupakan bagian dari SKYACTIV-VEHICLE DYNAMICS yang melengkapi jajaran SKYACTIV-Technology.
GVC merupakan teknologi terbaru dari Mazda yang baru pertama kali digunakan pada kendaraan. GVC akan mengurangi torsi mesin sebanyak maksimal 3% (sangat sedikit dan tidak akan terasa) saat mobil mulai memasuki tikungan, dan mengembalikannya lagi saat keluar dari tikungan.
Foto: Mazda |
Kerja yang sederhana ini berlangsung berulang-ulang dengan sangat cepat hingga sepersekian detik termasuk saat mobil berjalan lurus. Perlu diingat bahwa mobil bejalan lurus bukan berarti bisa lurus dengan sempurna, namun sebenarnya mobil berjalan berkelok-kelok, walau dalam skala sangat kecil.
Foto: Rangga Rahadiansyah |
Di saat torsi mesin dikurangi, maka bobot mobil akan berpindah ke depan sehingga menambah grip ban depan yang akan mengurangi kemungkinan understeer, sekaligus secara otomatis mengalihkan gaya sentrifugal ke samping menjadi sedikit ke depan.
Saat torsi mesin dikembalikan, maka bobot mobil akan pindah ke belakang sehingga menambah grip ban belakang yang akan mengurangi kemungkinan oversteer, sekaligus secara otomatis mengalihkan gaya sentrifugal ke samping menjadi sedikit ke belakang.
"GVC juga memberikan kenyamanan untuk pengemudi maupun penumpangnya. Nanti rekan-rekan coba saja bagaimana kenyamanan CX-3 berkat GVC ini," kata Bonar.
Adapun harga resmi Mazda CX-3 untuk dua tipe tersebut yaitu:
Mazda CX-3 Type Touring: Rp 388.000.000
Mazda CX-3 Type Grand Touring: Rp 435.000.000
Harga itu adalah harga on the road untuk wilayah Jakarta, Depok, Tangerang dan Bekasi. Tapi, harga tersebut bersifat sementara karena merupakan harga peluncuran perdana. Harga perdana itu berlaku mulai awal April 2017 SPK (Surat Pemesanan Kendaraan) sampai akhir Mei 2017. (rgr/ddn)












































Foto: Rangga Rahadiansyah
Foto: Mazda
Foto: Rangga Rahadiansyah
Komentar Terbanyak
Impor Pickup India Disebut Lebih Murah, Segini Harganya
Ini Dia Wujud Pick Up India yang Sudah Berstiker Koperasi Merah Putih
Meski Ditunda, Pick Up Mahindra Buat Kopdes Sudah Tiba di Priok